Bekasi Online

Tersangka Mafia Tanah di Bekasi Resmi Dipecat

Para tersangka mafia tanah yang melibatkan sejumlah oknum Kadus sampai Camat Taruma Jaya diringkus Polda Metro Jaya.[OJI]
KABUPATEN BEKASI | POSBEKASI.COM – Kepolisian Daerah Metro Jaya mengungkap praktik pemalsuan dokumen tanah di Desa Segara Makmur Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi.

Sebanyak 11 orang ditetapkan sebagai tersangka, di antaranya adalah Herman Sujito mantan Camat Tarumajaya yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bekasi, Agus Sopyan Kepala Desa Segaramakmur sekaligus Ketua APDESI Kabupaten Bekasi, dan para staf desa hingga pegawai kecamatan setempat.

Dengan ditetapkannya sebagai tersangka maka Herman Sujito akan diberhentikan sementara agar fokus dalam menghadapi kasus hukumnya, untuk itu Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin telah menandatangani berkas penghentian sementara dari yang bersangkutan.

Sekretaris Badan Pelatihan, Pendidikan dan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bekasi, Hanif Zulkifli mengatakan berkas pengunduran diri dari Herman Sujito telah ditandatangani oleh bupati, sehingga yang bersangkutan sudah tidak lagi menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan.

KLIK : Staf Ahli Bupati Bekasi dan ASN yang Terjerat Mafia Tanah Akan Diberi Sanksi Tegas

KLIK : Limbah B3 Nota RS Budi Asih Cibarusah Ditemukan di Hutan Mangrove Karawang

KLIK : Operasi Preman Di Perbatasan Jakarta Utara, Polsek Taruma Jaya Amankan Empat Pria

Pihaknya juga tengah memproses administrasi pengunduran diri tersebut. “Terkait dengan kosongnya jabatan staf ahli, dan apakah nanti akan diisi oleh pejabat lain, hal itu merupakan kewenangan dari Bupati Bekasi,” ucapnya di Cikarang, seperti dilansir dakta.com, Senin 10 September 2018.

Sementara itu, berkas perkara pemalsuan surat tanah yang melibatkan Staf Ahli Bupati Herman Sujito dan Kades Segara Makmur serta staf desa dan camat telah dilimpahkan berkasnya atau P21 dari polda ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

“Pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi tengah mempelajari berkas dari Polda Metro Jaya agar nantinya dapat disidangkan,” katanya.[POB]

BEKASI TOP