Bekasi Online

Selasa Akses Tol Cikarang Dry Port Dibuka

Kemacetan di Gerbang Cikarang Utama.[DOK]
CIKARANG | POSBEKASI.COM – Akses tol menuju Cikarang Dry Port di ruas tol Jakarta-Cikampek, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, bakal dibuka pada Selasa (28/8/2018) pukul 00.00 WIB.

Kendaraan peti kemas dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju Cikarang Dry Port, Kecamatan Cikarang Utara atau arah sebaliknya bisa memanfaatkan tol baru sepanjang 3,06 kilometer ini.

Kepala Humas Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Irwansyah, mengatakan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta pelaksana proyek telah melakukan uji kelayakan terhadap ruas tol itu sejak tiga bulan lalu.

Bahkan, izin operasional dan besaran tarif dari Kementerian PUPR sudah dikantongi Jasa Marga selaku operator tersebut.

“Pemberlakuan tarif sudah diteken oleh Bapak Menteri PUPR dengan Nomor 561/KPTS/M/2018 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol pada Jalan Akses Dry Port Cikarang sebagai bagian dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek,” kata Irwansyah, Kamis (23/8/2018).

Irwansyah mengatakan, ruas tol tersebut telah siap digunakan karena secara konstruksi, dan fasilitas seperti plang petunjuk arah sudah terpasang.

Meski demikian, Irwansyah tidak mengetahui alasan pembukaan ruas tol itu pada Selasa mendatang. “Untuk jadwal pembukannya merupakan ranah pemerintah pusat, kami selaku pengelola hanya menunggu instruksinya. Namun secara keseluruhan, tol itu sudah siap digunakan,” kata Irwansyah.

KLIK : Jembatan Penghubung Pebayuran dan Karawang Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Menurut Irwansyah, ada lima jenis tarif yang dipatok pemerintah berdasarkan golongan kendaraan.

Untuk tarif kendaraan golongan I sebesar Rp 4.500, golongan II dan III sebesar Rp 6.500, serta golongan IV dan V Rp 9.000 per kendaraan.

Pengoperasioan ruas tol ini menggunakan sistem terbuka, artinya pengendara wajib melakukan transaksi terlebih dahulu, setelah itu bisa menikmati jalan ini.

“Ada 12 gardu transaksi yang disediakan dengan rincian tujuh gardu untuk kendaraan yang datang dari Jakarta dan lima gardu untuk kendaraan yang datang dari Cikarang Dry Port,” kata Irwansyah.

Jumlah rata-rata kendaraan yang keluar GT Cikarang Barat yang biasanya menuju Cikarang Dry Port, Lippo Cikarang dan Kawasan Hyundai.

Golongan I sebanyak 14.261 kendaraan.

Golongan II sebanyak 2.729 kendaraan.

Golongan III sebanyak 933 kendaraan.

Golongan IV sebanyak 550 kendaraan.

Golongan V sebanyak 463 kendaraan.[wartakota]

BEKASI TOP