Bekasi Online

DPT Kota Bekasi Meleset, Ini Penyebabnya

Grafis Pilkada Kota Bekasi.[IST]
BEKASI, POSBEKASI.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Bekasi dan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat.

Berdasarkan pleno terbuka rekapitulasi DPT, KPU Kota Bekasi menetapkan sebanyak 1.434.351 pemilih. Jumlah tersebut terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 713.687 orang dan pemilih perempuan sebanyak 720.664 orang.

Jumlah DPT hanya meningkat sebanyak 51.333 orang dibandingkan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang telah ditetapkan sebelumnya, yakni sebanyak 1.383.018 pemilih‎.

KLIK : Tak Masuk DPT, Warga Bekasi Bisa Memilih

Artinya, jumlah itu meleset dari perkiraan KPU Kota Bekasi yang sebelumnya memproyeksikan jumlah DPT di Pilkada serentak 2018 mencapai 1,6 juta pemilih.

Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Perencanaan dan Data, Syafrudin  mengatakan bahwa predikisi KPU Kota Bekasi dengan jumlah DPT sebanyak 1,6 juta jiwa pemilih itu merujuk refrensi dari Pemilu terakhir 2014, silam.

“Ini adalah bagian koreksi dari hasil DPS, memang sebelumnya kami proyeksikan jika jumlah pemilih akan menembus 1,6 juta. Namun, fakta di lapangan seperti ini,” kata Syafrudin, pekan lalu.

KLIK : Ini Jumlah DPT Tiap Kecamatan

Syafrudin menjelaskan, jumlah ini meleset lantaran terdapat warga yang berpindah dan meninggal dunia sepanjang 5 tahun terakhir.Hal itu diketahui lembaganya setelah Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) se-Kota Bekasi melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) pada Februari hingga Maret, lalu.

“Selain itu, masih banyak warga yang tidak mempunyai e-KTP atau belum merekam. Hasil koordinasi kami dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi, menemukan 3040 warga yang belum mempunyai e-KTP,” jelasnya.

Karena itu, KPU Kota Bekasi juga menekan kepada Disdukcasip dapat secapatnya melakukan jemput bola perekaman e-KTP kepada ribuan warga tersebut.”Minimal mereka harus mempunyai Suket (Surat Keterangan) untuk dapat memilih pada 27 Juni 2018 mendatang,” tandasnya.[REL/ISH/POB]

BEKASI TOP