Bekasi Online

Polsek Setu Imbau Persengketaan Tanah di Cijengkol Tidak Berujung Rusuh

Bhabin Kamtibmas Desa Cijengkol, Bripka Asfar Arochim, memnatau lahan sengekta di Desa Cijengkol agar tidak terjadi perselihan yang berujung kerusuhan.[MIN]
Bhabin Kamtibmas Desa Cijengkol, Bripka Asfar Arochim, memnatau lahan sengekta di Desa Cijengkol agar tidak terjadi perselihan yang berujung kerusuhan.[MIN]
POSBEKASI.COM – Polsek Setu, Polres Metro Bekasi, mediasi kasus sengketa tanah agar tidak terjadi bentrokan antar dua pihak yang sama-sama mengklaim menguasai sepetak tanah di Kampung Lubang Buaya, RT 01/04, Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Senin 13 Maret 2017.

“Kita minta kedua pihak untuk bersabar dan menyerahkannya pada putusan proses hukum, karena sengketa tanah ini masih ditangani Unit Harda Polres Metro Bekasi,” kata Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat,SH, melalui Kasi Humas Setu Aiptu Parjiman ketika dikonfirmasi terkait ‘perseteruan’ sengketa tanah yang dapat berujung bentrok itu, Senin Maret 2017.

Menurut Aiptu Parjiman, di lahan rebutan tanah antara Hendra dan H Yusuf  itu masih terpasang garis polisi (police line) itu terus dipantau Bhabin Kamtibmas Desa Cijengkol, Bripka Asfar Arochim dan memberi imbauan Kamtibmas agar tidak terjadi perselihan yang mengarah pada bentrokan atau tindak pidana lainnya.

“Di pihak Yusuf yang mengklaim tanah itu miliknya tidak mengijinkan adanya aktifitas alat berat milik Hendra di lahan itu. Kita harapkan semuanya untuk bersabar sampai ada putusan proses hukum yang masih ditangani Polres,” katanya.[MIN]

BEKASI TOP