Bekasi Online

Tim SAH dan Neneng Yess Sebut Laporan Money Politic Isu Murahan

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, Sa'duddin-Ahmad Dhani (SAH) dan Neneng Hasanah Yasin-Eka Supriatmaja (Neneng Yes).[IST]
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, Sa’duddin-Ahmad Dhani (SAH) dan Neneng Hasanah Yasin-Eka Supriatmaja (Neneng Yes).[IST]
POSBEKASI.COM – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tambun, Kompol Bobby Kusumawardhana, mengatakan tidak ada pengaduan tentang relawan pasangan nomor urut 2 Sa’duddin-Ahmad Dhani (SAH) dan Neneng Hasanah Yasin-Eka Supriatmaja (Neneng Yes) yang dilaporkan politik uang.

“Nihil,” katanya menjawab konfirmasi Posebekasi.com, Minggu 12 Februari 2017 malam.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, H Syahrirs,SE, terkejut dan membantah ketika dikonfirmasi Posbekasi.com prihal isu adanya relawan SAH yang dilaporkan karena bagi-bagi uang oleh yang mengatasnamakan Cyber Anti Money Politic (CAMP) ke Polsek Tambun.

“Loh darimana itu, nggak ada kita bagi-bagi uang. Dari awal sudah benar, apalagi bagi-bagi uang,” kata Syahrir.

Menurut Syahrir, pasangan SAH yang didukung Partai PKS, Gerindra dan Demokrat sudah melalui proses yang benar dan tidak akan mencederai Pilkada Bekasi.

“Partai pengusung SAH inginkan Pilkada Bekasi bersih tidak dikotori dengan cara-cara licik apalagi melakukan money politik. Rakyat Kabupaten Bekasi tidak perlu diajari, semua sudah paham berpolitik dan tahu memilih pemimpinnya yang benar. Jangan buat isu-isu murahan yang menyakiti rakyat,” terang Syahrir.

Hal senada disampaikan Ketua Forum Badan Permusyarawatan Desa (FPBD) Kabupaten Bekasi, Zuli Zulkipli, yang merupakan relawan pemenangan paslon nomor urut 5, Neneng Hasanah Yasin-Eka Supriatmaja (Neneng Yes) mengatakan berita yang banyak dilansir di media sosial itu adalah hoax.

Menurutnya, relawan dan tim pemenangan Neneng Yess memiliki komitmen tinggi dalam memberantas money politik. Bahkan Zuli menantang bila benar ada menangkap relawan Neneng Yess untuk segera dilaporkan ke Panwas juga.

“Mari sama-sama kita laporkan ke Panwas. Jadi jangan cuma berkoar-koar di medsos saja. Kami konsisten menegakkan Pilkada bersih. Minggu tenang ini jangan dikotori dengan hal-hal yang membuat informasi hoax, kasihan masyarakat disuguhi dengan penyebaran berita-berita hoax,” terangnya.

Diakuinya, ada laporan Cyber Anti Money Politic (CAMP) ke Polsek Cikarang Barat. “Ya, kita intinya mendukung penegakkan hukum sepanjang dua alat bukti terpenuhi,” ucap Zuli ketika dikonfirmasi Posbekasi.com, Senin 13 Februari 2017..

Sementara, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Kunto Bagus, belum mengetauhi prihal laporan tersebut ke Polsek Cikarang Barat.

“Bila benar ada laporan itu seharusnya dilaporkan lebih dahulu ke Panwas dan KPU. Kemudian dari KPU dan Panwas baru diproses karena ini menyangkut Pilkada. Kita konsekwen dalam menegakan hukum tapi semua punya aturan kan,” kata Kompol Kunto saat dikonfirmasi Posbekasi.com, Senin 13 Februari 2017.

Pilkada Bekasi tinggal dua hari lagi, masyarakat Kabupaten Bekasi menentukan pemimpinnya dari bilik suara untuk lima tahun mendatang pada Rabu 15 Februari 2017.[HSB]

BEKASI TOP