Bekasi Online

Walikota Bekasi Ancam Tutup RS Swasta Tolak BPJS

Walikota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Kepala BPJS Kota Bekasi Siti memanggil dua Direksi RS Mitra Keluarga Cibubur dan Mitra Keluarga Barat, Selasa 31 Januari 2017.[BEN]
Walikota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Kepala BPJS Kota Bekasi Siti memanggil dua Direksi RS Mitra Keluarga Cibubur dan Mitra Keluarga Barat, Selasa 31 Januari 2017.[BEN]
POSBEKASI.COM – Walikota Bekasi Dr.Rahmat Effendi mengancam akan menutup rumah sakit swasta yang menolak pasien BPJS.

“Saya tidak main-main, rumah sakit yang secara sengaja menolak pasien BPJS kalau perlu kita tinjau ulang ijin-ijinnya,” ancam Rahmat saat memanggil Direksi Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur dan Mitra Keluarga Barat, Selasa 31 Januari 2017 .

Didampingi Kepala BPJS Kota Bekasi, Siti, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi dr.Kusnanto,  Walikota mengatakan, BPJS merupakan program nasional dan pelayanan kesehatan mutlak harus dihadirkan di setiap rumah sakit di Kota Bekasi.

“Masyarakat memerlukan pelayanan kesehatan, program pemerintah harus kita jalankan, bila perlu Pemko Bekasi yang bayar bila ada tunggakan pasien BPJS warga Kota Bekasi,” jelasnya.

Dikatakannya, Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BJS) telah mengamanatkan bahwa negara harus hadir dalam memberikan pelayanan dasar kesehatan bagi masyrakatnya,untuk itu beliau meminta komitmen bersama rumah sakit yang belum bekerjasama dengan BPJS untuk segera membuka akses pemakaian BPJS bagi masyarakat. “Kalau Kartu Sehat dan Jamkesda saja bisa, kenapa BPJS tidak,” tegasnya.

Sedangkan Kadis Kesehatan dr.Kusnanto mengatakan, dari 38 rumah sakit swasta yang adi Kota Bekasi masih ada 12 rumah sakit belum menerima pemakaian BPJS dengan berbagai alasan.

“Atas instruksi Walikota Bekasi, jajaran Dinas Kesehatan akan meninjau kembali rumah sakit yang belum menerima BPJS,” katanya.[BEN/ISH]

BEKASI TOP