![Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu hadiri pelatihan pemberdayaan ekonomi “Dahlia Senja” melalui program pertanian berkebun organik, Sabtu, 15 Oktober 2016.[BEN]](https://posbekasi.com/wp-content/uploads/2016/10/lansia.jpg)
Kemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPA), Kelompok Petani Organik (KePo), Pusat Program Pelatihan Nasio dan Posdaya Nasio yang menggelar pelatihan berkebun untuk menghasilkan produk pertanian sebagai penunjang perekonomi keluarga dan pemenuhan gizi bagi lansia.
Dihadiri Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan (Kemen PPA) Prof Vennetia Danes, mengatakan banyak prestasi telah ditorehkan warga perum Nasio seperti juara III Posdaya Nasio tingkat Nasional dan giat melakukan program lingkungan seperti bank Sampah.

Lingkungan perumaham Bumi Nasio kerap dilanda banjir seperti beberapa wilayah lainnya di Kota Bekasi. Namun hal ini tidak menyurutkan niat warga lebih berprestasi dan bermanfaat bagi lingkungan dan kota Bekasi pada umumnya. Terbukti beberapa posdaya dari kecamatan lain di Kota Bekasi dan luar kota melakukan studi banding mengenai program di pos daya Nasio.
Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu didampingi Camat Jati Asih Nesan Sujana, Lurah Jati Kramat Ferdinan serta Kapolsek dan Danramil Jatiasih, mengaku terharu dengan semangat para lansia yang mengikuti pelatihan program lingkungan itu.
![Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu meapresiasi hasil kebun organik “Dahlia Senja”, Sabtu, 15 Oktober 2016.[BEN]](https://posbekasi.com/wp-content/uploads/2016/10/Lansia-Berkebun.jpg)
Sementara, Ketua Lansia Perumahan Nasio, Ratna, mengatakan produk ekonomi yang dihasilkan berupa sayur mayur organik seperti sawi, seledri, tomat, dan ada pula produk madu murni menunjang perekonomian keluarga. “Hasilnya dipasarkan kepada warga Nasio bahkan hingga warga di Jati Asih lainnya,” kata Ratna.
Dikatakannya, program lingkungan seperti berkebun ini telah dijalankan di perumahan Nasio dapat ditingkatkan untuk aktifitas bagi lansia yang juga dapat memberi kebugaran dan kebahagiaan tersendiri serta tidak hanya mengandalkan keluarga.
“Lansia Dahlia ingin terus berpartisipasi dalam program ini,” kata Ratna di pelatihan Balai Pertemuan RW 15 Perum Bumi Nasio.[BEN/ISH]

