Bekasi Online

Pemko Bekasi Rekam e-KTP Diluar Jam Kerja

Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu saat meninjau pelayanan di Kantor Kecamatan Bekasi Timur diantaranya untuk melihat proses pelayanan perekaman e-KTP elektronik.[ISH]
Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu saat meninjau pelayanan di Kantor Kecamatan Bekasi Timur diantaranya untuk melihat proses pelayanan perekaman e-KTP elektronik.[ISH]
POSBEKASI.COM – Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu, perekaman e-KTP dilakukan diluar jam kerja untuk mengejar target 209.000 jiwa terekam seluruhnya pada akhir September 2016.

“Untuk itu sosialisasi lebih dimasifkan lewat media dan sarana pertemuan warga di masyarakat seperti rapat minggon. 12 kecamatan juga dapat merekam dan mencetak KTP sehingga warga tidak seluruhnya ke Disdukcasip,” kata Syaikhu saat ditemui wartawan di kediamannya, Sabtu 17 September 2016.

Menengai membludaknya antrean warga yang melakukan perekaman di Disdukcasip, Syaikhu meminta maaf atas ketidak nyamanan tersebut. Hal ini disebabkan warga menyadari tenggat waktu yang terbatas.

“Ini menimbulkan antrian panjang di kantor Disdukcasip dan mereka kurang nyaman. Warga telah mengantri bahkan sejak waktu subuh. Tentu kita akan berusaha pelayanan kedepan terkait KTP ditingkatkan kembali,” ucap Syaikhu.

Sedangkan masalah kekurangan blanko KTP lanjut Syaikhu dapat diatasi dengan koordinasi yang berjalan baik pada Kementerian Dalam Negeri.

“Kita dapat suport dari Dirjen Kemendagri, kekurangan blanko KTP masih bisa diatasi,” ujarnya.

Seeblumnya, Kabid Pendaftaran Informasi Penduduk (PIP) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Nardi, mengatakan sampai saat ini Pemko Bekasi telah melakukan perekaman KTP sebanyak 59.000 jiwa dari target perekaman sekitar 209.000 jiwa. Target tersebut dipenuhi sejak awal September 2016 hingga saat ini.

“Terdata, ada sekitar 150.000 jiwa yang belum melakukan perekaman KTP dari target kami sebanyak 209.000 jiwa,” kata Nardi, kemaren.[ISH]

BEKASI TOP