Bekasi Online

Alasan Sakit, Mantan Kadis Kesehatan Bekasi Absen di Sidang Tipikor

Pengadilan Tipikor Bandung.[DOK]
Pengadilan Tipikor Bandung.[DOK]
POSBEKASI.COM – Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Muharmansyah Boestari, tidak mengikuti persidangan Pengadilan Tipikor Bandung terkait dugaan korupsi pengadaan alat penghancur limbah medis atau insinerator karena sakit.

“Pada persidangan lanjutan kasus ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi,” kata Kuasa hukum mantan Kepala Dinkes Kabupaten Bekasi (MSB), Yusnaniar di Kabupaten Bekasi, Rabu, 7 September.

Dikatakannya, kliennya tidak bisa mengikuti persidangan yang dilakukan pada pukul 09.00-11.00 WIB di Pengadilan Tipikor Bandung dikarenakan kondisinya belum memungkinkan untuk mengikutinya.

Sedangkan untuk hari ini MSB masih menjalani perawatan di ruang ICU. Jadi pada sidang ini dikuasakan oleh kuasa hukum dengan membawa surat dari dokter yang memeriksanya sebagai bukti bila dipertanyakan ketidak hadirannya, Pernyataan ketidak hadiran MSB sebenarnya sudah dilakukan pada Rabu, 31 Agustus 2016 terkait kondisi kesehatan kliennya.

“Ya masa orang sakit parah masih dipaksa ikut sidang. Makanya kemarin, waktu sidang pertama saya minta ke hakim supaya klien saja diizinkan melakukan pengobatan dulu,” kata kuasa hukum MSB.

Ia menambahkan, seharusnya kliennya melakukan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo. Dengan alasan kelengkapan peralatan medis serta ketersediaan dokter spesialis penyakit yang diderita kliennya.

Tetapi permintaan itu ditolak oleh hakim, dan hanya diperbolehkan dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Lanjut Yusnaniar menjelaskan penyakit yang diderita oleh kliennya yaitu komplikasi, bahkan menurut keterangan dari dokter MSB mengalami pendarahan pada otak.

Tentu dengan penyakit yang diderita kliennya bukan yang biasa. Dikarenakan dapat menyebabkan kematian, oleh sebab itu akan dilakukan pembicaraan terkait kesehatannya dengan hakim dan dokter yang menanganinya.

Ini dilakukan guna kliennya mendapatkan perawatan intensif dan dokter spesialis yang mampu menangani MSB.[ANT/IMH/FER]

BEKASI TOP