Bekasi Online

Metland Gagas TOD di Cikarang Barat

Metropolitan Land
Metropolitan Land

POSBEKASI.COM – Perusahaan properti PT Metropolitan Land Tbk menggagas proyek Transit Oriented Development (TOD) di Desa Telagamurni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi dalam rangka mendorong penggunaan moda angkutan umum oleh masyarakat.

“Saat ini proyek TOD Telagamurni sudah mulai bergulir melalui pemancangan tiang perdana untuk pembangunan stasiun kereta. Ke depan akan kita kembangkan lagis ejumlah konsep transportasi umum,” kata Wakil Presiden Direktur PT Metropolitan Land Anhar Sudradjat di Cikarang, kemaren.

Menurut dia, proyek TOD itu digagas pihaknya bersama dengan Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Untuk pembangunan stasiun, kata dia, diproyeksikan penyelesaian proyek fisiknya berlangsung pada 2017 dan dilanjutkan dengan pembangunan terminal angkutan umum, mal, gedung parkir (park and ride) serta fasilitas lainnya.

Konsep TOD tersebut, kata dia, akan berada di atas lahan seluas 4.000 meter persegi yang menjadi fasos/fasum Perumahan Metland Cibitung.

“Sarana trasnportasi massal akan kita integrasikan dengan sejumlah fasilitas komersial seperti mal dan perumahan. Tujuannya untuk mendorong masyarakat mengakses transportasi umum agar kemacetan bisa terurai,” katanya.

Tahap kedua setelah pembangunan stasiun, kata diam pihaknya akan membangun pusat perbelanjaan mal yang berdekatan dengan lokasi stasiun.

“Saat ini desainnya sedang kita buat. Mudah-mudahan 2019 sudah bisa beroperasional. Saat ini sejumlah tenant sudah mendaftar,” katanya.

Lahan mal tersebut akan diintegrasikan dengan fasilitas park and ride 24 jam sebagai fasilitas penitipan kendaraan untuk mendorong warga setempat beralih ke moda transportasi massal seperti kereta, bus dan angkutan umum.

Kehadiran moda transportasi massal di kawasan itu akan didukung dengan kehadiran terminal yang menjadi tahapan ketiga proyek TOD tersebut.

Anhar optimistis kehadiran TOD akan mendongkrak nilai investasi sejumlah properti Metland di kawasan tersebut.

“Minimal penjualannya bisa meningkat dua kali lipat dari saat ini dengan adanya stasiun dan fasilitas pendukung lainnya,” katanya.[ANT/FER]

BEKASI TOP