Bekasi Online

Warga Terdampak Pembangunan Kawasan Industri Didata

Kawasan Industri Cikarang.[DOK]
Kawasan Industri Cikarang.[DOK]
POSBEKASI.COM – Perusahaan yang akan membangun kawasan industri di wilayah Kabupaten Karawang, PT Pertiwi Lestari, menyatakan pendataan bagi warga terkena dampak proyek pemagaran untuk mendapatkan uang kerohiman dilakukan secara sukarela.

“Sama sekali tidak ada unsur paksaan atau intimidasi dalam pendataan itu,” kata Humas PT Pertiwi Lestari, Agus S, di Karawang, kemaren.

Proyek pembangunan kawasan industri yang digarap PT Lestari Pertiwi itu berada di tiga desa, yakni Desa Margamulya, Margakaya, serta Desa Wanajaya Kecamatan Teluk Jambe Barat, dengan luas lahan 791 hektare.

Pendataan warga di tiga desa tersebut hanya bersifat pendataan biasa, untuk mengetahui ada berapa sebenarnya jumlah warga atau Kepala Keluarga (KK) yang berada di wilayah lahan milik PT Pertiwi Lestari.

Dikatakannya, dalam pekan ini pihaknya melakukan pendataan di Desa Margakaya. Di desa itu terdapat bangunan rumah atas nama Darmin, warga asal Telagasari yang bukan merupakan warga asli Telukjambe Barat.

“Ketika itu, Darmin menolak untuk didata, ya akhirnya kita juga tidak jadi melakukan pendataan. Jadi bohong besar kalau pendataan yang kami lakukan dibilang memaksa,” katanya.

Contoh lainnya, dilakukan pendataan terhadap warga atas nama Ibu Iis, warga Desa Margakaya tetapi tinggal di Desa Margamulya. Itu dilakukan atas keinginan yang bersangkutan.

“Pendataan yang kami lakukan didampingi langsung oleh Ketua RT/RW, Babinsa, serta BimasPol setempat, yang menandakan bahwa pendataan ini sudah diketahui oleh pihak desa maupun aparat setempat,” katanya.[ANT/DIN]

BEKASI TOP