GPK dan GKI Gelar Pengobatan Gratis di Muktijaya Bekasi

Gereja Kristen Pasundan (GKP) dan GKI Kota Wisata Cibubur, menggelar bakti sosial pengobatan gratis untuk warga Cigelam, Desa Muktijaya, Setu, Minggu (31/7/2016).[YAN]

Gereja Kristen Pasundan (GKP) dan GKI Kota Wisata Cibubur, menggelar bakti sosial pengobatan gratis untuk warga Cigelam, Desa Muktijaya, Setu, Minggu (31/7/2016).[YAN]

POSBEKASI.COM – Warga Cigelam, Desa Muktijaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mendapat pengobatan gratis dari Gereja Kristen Pasundan (GKP) dan GKI Kota Wisata Cibubur, Minggu (31/7/2016).

Sebanyak 150 orang warga Cigelam yang mendapat pengobatan gratis tersebut dilangsungkan usai Kebaktian di halaman GKP Desa Muktijaya dikawal lima personil aparat kepolisian dari Polsek Setu dibantu satu Babinsa Koramil/06 Setu Desa Muktijaya.

“Bakti sosial dengan cara melakukan pengobatan gratis pada masyarakat ini langsung ditangani oleh delapan tenaga dokter dan 10 relawan medis,” kata dr Melli sebagai penanggungjawab pengobatan gratis, Minggu (31/7/2016).

Kanit Intelkam Aiptu Suroso,SH, yang memimpin lansung pengamanan jalannya bakti sosial pengobatan gratis tersebut melalui Kasi Humas Aiptu Parjiman mengungkapkan, kegiatan tersebut berlangsung aman dan tertib.

Pengamanan bakti sosial pengobatan gratis untuk warga Cigelam, Desa Muktijaya, Setu, Minggu (31/7/2016).[YAN]

Pengamanan bakti sosial pengobatan gratis untuk warga Cigelam, Desa Muktijaya, Setu, Minggu (31/7/2016).[YAN]

“Semua rangkaian kegiatan bakti sosial ini berlangsung aman dan terkendali tanpa ada gangguan apapun,” kata Parjiman.

Sebagaimana perintah Kaposlek Setu AKP Agus Rohmat,SH, kata Parjiman, polisi harus terdepan dalam melayani dan melakukan pengamanan setiap kegiatan masyarakat.

“Kita harus menjadi terdepan dalam pengamanan kegiatan masyarakat termasuk kegiatan-kegiatan positif yang membawa kebaikan untuk masyarakat seperti bakti sosial ini tanpa melihat latar belakang agama, suku maupun etnis,” kata Parjiman.[YAN]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published.