Bekasi Online

PPID Dinkes Kota Bekasi Jalin Harmonisasi dengan Media

PPID Dinkes Kota Bekasi Bety Sumiati.[IDH]
PPID Dinkes Kota Bekasi Bety Sumiati.[IDH]
POSBEKASI.COM – Untuk menjalin kerjasama dan mempererat kemitraan yang lebih harmonis dengan media yang meliput di wilayah Kota Bekasi, dan dengan mengacu pada Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 1999. Bagian Hubungan Masyarakat/Humas, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi akan menggelar pertemuan bersama sejumlah wartawan liputan.

Hal ini diungkapkan Oleh pejabat Humas/PPID, Hj. Bety Sumiati, S.SIT, MM.Kes, MH.Kes. beberpa waktu lalu.

Dalam perbincangan bersama awak media, Bety meminta kerjasama semua wartawan serta komunikasi yang baik, sehingga tidak ada lagi terjadi ketegangan dan kejadian tidak patut antara Dinkes dan insan pers.

“Dalam pertemuan yang telah digagas nanti, diharapkan dan sama-sama disepakati, hubungan dengan wartawan akan lebih diharmoniskan, Silaturahmi ini bertujuan untuk menjalin hubungan Dinkes bersama jurnalist kedepan akan terjalin lebih baik lagi,” tuturnya pada awak media

“Kita akan selalu upayakan bangun komunikasi dengan baik, dalam upaya membangun kerjasama dan kemitraan yang baik pula. Apalagi kita saling membutuhkan, PPID butuh teman-teman wartawan, begitu juga sebaliknya,” ujar Bety.

Maka dari itu, pihaknya bersama jajaran lainnya mengharapkan dengan pertemuan yang akan digelar, ada inovasi baru untuk langkah kedepannya, sehingga hubungan yang kurang patut selama ini antara para pemburu berita dengan Dinkes dapat diselesaikan dengan baik.

Di singgung terkait Vaksin palsu yang tengah meresahkan masyarakat, Dinas Kesehatan melalui Sekretaris Dinas (Sekdis), drg. Tetty D.S Manurung, M,Siy telah menindak lanjuti langkah-langkah dan penanganan yang sudah dilakukan. Diantaranya, telah dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Vaksin Palsu yang di ketuai oleh Pusporini, yang akan melakukan pengawasan secara menyeluruh sepanjang jalur distribusi.

Terpantau, ditengah perbincangan dengan para kuli tinta, tiba-tiba Humas/PPID Dinkes Kota Bekasi kedatangan 2 orang tua yang anaknya menjadi korban vaksin palsu. Namun kedua orang tersebut merupakan warga Kabupaten Bekasi yang kedatangannya juga ingin menanyakan terkait vaksin palsu yang menimpah anak mereka. Walaupun warga Kabupaten Bekasi, Namun pejabat Humas/PPID Dinkes Kota Bekasi tetap menerima dan melayani keluhan masyarakat serta memberikan penjelasan dengan sebaik-baiknya terkait vaksin palsu.[IDH]

BEKASI TOP