Bekasi Gandeng Produsen Jaga Stabilitas Daging Sapi

Pemilihan daging sapi.[DOK]

Pemilihan daging sapi.[DOK]

POSBEKASI.COM – Pemerintah Kota Bekasi, mengintensifkan kerja sama dengan sejumlah produsen daging sapi guna memenuhi kuota ketersediaan daging selama Ramadhan dan Idul Fitri 1437 H/2016.

“Peran rumah potong hewan di Kota Bekasi saat ini masih belum dapat memenuhi kebutuhan konsumsi daging masyarakat, sehingga butuh peran pihak produsen untuk menjaga agar pasokan daging stabil,” kata Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu di Bekasi, Kamis.

Menurut dia, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan pemasok daging sapi dari luar Kota Bekasi untuk membantu penyediaan stok daging sapi agar tetap stabil selam Ramadhan dan Idul Fitri.

“Kerja sama suplier sapi dari luar Kota Bekasi diharapkan peranan RPH dalam memasok kebutuhan daging sapi kepad masyarakat jadi lebih maksimal,” katanya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perekonomian Rakyat Kota Bekasi Edi Kadarusman memprediksi permintaan daging sapi selama Ramadhan dan Lebaran menongkat sekitar 30 persen dari situasi normal.

“Sapi ternak di Kota Bekasi hanya sekitar 200-300 ekor sapi atau jauh dari kebutuhan masyarakat Kota Bekasi terhadap konsumsi daging sapi.

“Konsumsi daging sapi Kota Bekasi mencapai 8 gram per hari, sedangkan untuk tingkat nasional sudah 10 gram per hari,” ujarnya.

Sapi lokal yang dikonsumsi di Kota Bekasi lebih banyak didatangkan dari Bali dan NTT dengan jenis peranakan ongol yang berkulit putih dan besar.

Sementara itu, daging sapi impor yan diperdagangkan di Kota Bekasi saat ini mayoritasnya berasal dari Australia dan hanya dijual di tempat-tempat tertentu, misalnya minimarket dan supermarket.

“Saat ini, dalam sehari RPH yang ada di Kota Bekasi memotong hingga 70-80 ekor sapi. Dalam kondisi biasa, kebutuhan sapi yang dipotong hanya sekitar 50 ekor per hari,” katanya.[REL/IDH]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published.