
Walikota menjelaskan, pembangunan jalan baru ini menjadi salah satu upaya dari pemerintah meminimalisir kemacetan dari 19 titik kemacetan yang ada di Kota Bekasi. Dengan dibangunnya jalan baru di Jalan Kali Abang Tengah, Jalan Pangeran Jayakarta, Jalan Pekayon, Jalan Surymandala, Jalan Komsen, dan Jalan Pertigaan Jatiasih, diharapkan titik kemacetan yang tadinya ada 19 akan berkurang menjadi 14 titik.
Jalan sisi selatan itu akan membentang sepanjang 3 kilometer mulai dari simpang Jembatan Layang KH Noer Alie Summarecon hingga Jembatan Layang Kranji. Dengan lebar jalan untuk kendaraan 8 meter , 1.5 meter pedistrian dan taman, 1.5 meter joging track.
Jalan baru itu diproyeksikan dapat memecah kemacetan yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di persimpangan Kranji depan Stasiun Kranji, Pasar Kranji dan juga di depan Grand Mal Bekasi.
Walikota sempat berdialog dengan warga yang berada di sekitar sisi Kali Jalan Pangeran Jayakarta, terlihat semua warga mendukung dengan pembangunan Jalan Baru ini.
Faguri,50 tahun, warga RT04/04, KelurahanHarapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, mengatakan merasa diuntungkan dengan adanya pembangunan jalan baru ini.
Masyarakat sangat mendukung proses pembangunan jalan baru ini. Karena pada dasarnya masyarakat juga butuh akses jalan yang bagus dan lancar apalagi saat ini volume kendaraan terus bertambah. “Saya berharap Kota Bekasi dengan adanya pembangunan-pembangunan seperti inin akan semakin maju,” tandasnya.[adv/humas]

