Bekasi Online

Formabes Nilai Tak Ada Gunanya Akom dan Bupati Neneng Tinjau Pasar

Ketua DPR RI Ade Komarudin dan rombongan saat meninjau harga daging di Pasar Tambun, Kabupaten Bekasi.[IDH]
Ketua DPR RI Ade Komarudin dan rombongan saat meninjau harga daging di Pasar Tambun, Kabupaten Bekasi.[IDH]
POSBEKASI.COM – Ketua DPR RI Ade Komarudin (Akom)  dan rombongan didampingi Bupati Bekasi Hj.Neneng Hasanah Yasin, meninjau langsung harga daging di Pasar Tambun, Kabupaten Bekasi.

Sayangnya, kehadiran mereka sama sekali tidak mempengaruhi harga daging yang sudah menembus Rp130 ribu sampai Rp160 ribu.

Sementara Bupati Neneng yang dinilai masyarakat tidak kooperatif dalam menjalankan perintah Presiden Joko Widodo yang meminta harga daging untuk kebutuhan Ramadhan tidak melebihi Rp80 ribu.

“Untuk apa bapak-bapak DPR itu datang? Bupati juga buat apa datang? Toh sekarang harga sudah tidak terkendali, kemaren masyarakat sudah berbelanja dan mengeluh tingginya harga sembako,” kata Presidium Forum Masyarakat Bekasi dan Sekitarnya (Formabes) Ismet Bahar kepada Posbekasi.com, Senin (6/6/2016).

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mendampingi rombongan DPR RI meninjau harga daging di Pasar Tambun, Kabupaten Bekasi.[IDH]
Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mendampingi rombongan DPR RI meninjau harga daging di Pasar Tambun, Kabupaten Bekasi.[IDH]
Kehadiran mereka kata Ismet, terlambat dan kesannya hanya jalan-jalan bukan  memberi perhatian pada rakyat.

“Kalau sepintas kesan Ade Komarudin dan Neneng yang satu parati di Golkar itu hanya jalan-jalan, seperti blusukan. Harusnya sejak kemaren pantaun pasar dilakukan dan tegas menindak pedagang yang menaikan harga,” ujarnya.

Lebih jauh Ismet menyatakan, kehadiran DPR dan Bupati itu juga tidak memberi solusi pada rakyat tentang harga yang diprakairakan terus meningkat sampai lebaran mendatang.

“Dilihat dari kenaikan harga sembako yang cukup siginfikan ini terus berlanjut hingga lebaran. Seharusnya bupati setiap hari memnatau harga-harga di pasar dan segera melakukan operasi pasar dengan menjual sembako murah,” terang Ismet.[IDH/YAN]

BEKASI TOP