Bekasi Online

Polsek Pebayuran Tangani Pencuri HP Tetangga untuk Biaya Obat Pinggang

Ilustrasi
Ilustrasi

POSBEKASI.COM – Kapolsek Pebayuran AKP Suwardi tengah mempertimbangkan penghapusan sanksi hukum kepada pelaku pencurian dengan alasan pengobatan penyakit.

“Saat dicek, terdapat lubang pembuangan feses di pinggang tersangka. Tersangka mengaku nekat mencuri telepon genggam untuk mengobati penyakitnya,” kata AKP Suwardi, kemaren.

Pelaku S mencuri telepon genggam merek Samsung milik tetangganya Wahyudin (40), Kampung Kobak Pasir RT 02/01, Desa Karanghaur, Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Minggu 13 Nopember 2016 sore.

Tresangka S masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela depan dan mengambil telepon genggam korban di kamar tidur. Secara bersamaan, korban yang baru saja keluar dari toilet memergoki aksinya dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

“Wahyudin berteriak maling hingga mengundang perhatian warga. Massa yang kesal dengan ulahnya sempat menghakimi S hingga mengalami luka di bagian wajah,” katanya.

Tersangka S kemudian dibawa warga ke Mapolsek Pebayuran untuk diperiksa. “Saat diperiksa S mengeluh sakit di bagian pinggang, ketika dicek rupanya terdapat lubang untuk membuang kotoran,” kata Suwardi.

Suwardi mengatakan, penyakit yang diderita tersangka membuat penyidik mempertimbangkan kasus tersebut mengingat S masih menjalani rawat jalan di rumah sakit.

Dia pun berencana akan melakukan pendekatan dengan korban guna menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

“Ponsel yang dicuri S tak lebih dari harga Rp2 jutaan. Melihat kondisi S yang cukup memprihatinkan dan dorongan dia mencuri karena kebutuhan ekonomi, maka kami upayakan pendekatan terhadap korban,” katanya.

Kalau masalah ini selesai secara baik-baik, polisi akan mengembalikan tersangka kepada keluarganya dan membuat surat pernyataan.[BEN]

BEKASI TOP