Posbekasi.com

BBWS Cilicis Keruk Muara Ciherang Bekasi Atasi Pendangkalan Parah

Petani dan nelayan Bekasi Utara bersama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS CILICIS), survei lapangan untuk meninjau kondisi pendangkalan sungai dan masuknya air pasang laut yang berdampak pada lahan pertanian di wilayah pesisir utara Kabupaten Bekasi. Posbekasi.com / Humas Pemkab Bekasi

BEKASI KABUPATEN, POSBEKASI.com – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS Cilicis) akan segera menurunkan alat berat ke Muara Ciherang, Kampung Pondok Solokan, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Langkah tanggap darurat ini diambil untuk pengerukan sedimentasi lumpur setebal 80 sentimeter yang memicu pendangkalan parah hingga menyisakan kedalaman air 20 sentimeter, serta menyebabkan intrusi air laut ke lahan pertanian warga.

“Sebagai penanganan sementara, dalam waktu dekat kami akan menurunkan alat berat untuk mengangkat sedimentasi guna mengatasi pendangkalan,” ujar Kepala BBWS Cilicis, Ahmad Victor Samodra, dikutip dalam keterangannya, Senin (24/5/2026).

Keputusan tanggap darurat ini diambil setelah pihak BBWS Cilicis melakukan survei lapangan menyusuri aliran sungai sepanjang enam kilometer bersama sekitar 150 petani dan nelayan setempat pada Selasa (19/5/2026). Dari hasil verifikasi tersebut, kondisi Muara Ciherang ditetapkan menjadi prioritas penanganan darurat karena dampaknya yang langsung memukul sektor pertanian dan nelayan lokal.

“Pengerukan ini merupakan solusi jangka pendek sembari menunggu penyusunan rencana induk (*grand design*) penanganan menyeluruh yang memakan waktu sekitar enam bulan. Program penanganan permanen ditargetkan mulai terealisasi penuh pada tahun 2027 mendatang,” tambah Ahmad Victor.

Rencana penanganan tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Pantai Harapan Jaya, Mahir Nurmawan, menyatakan siap mengawal proyek ini agar Bendungan Muara Ciherang yang direncanakan dapat segera terwujud demi menyelamatkan sektor pertanian warga yang selama ini terancam gagal panen akibat intrusi air laut.

“Kami mendukung serta siap mengawal pihak BBWS Cilicis agar program Bendungan Muara Ciherang dapat segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya Desa Pantai Harapan Jaya,” tutur Mahir Nurmawan.

Apresiasi juga datang dari komunitas petani yang ikut serta dalam penelusuran jalur sungai tersebut. Pengerukan darurat ini dinilai menjadi angin segar bagi masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian dan perikanan.

“Pengerukan darurat ini memberikan harapan baru bagi keberlangsungan hidup para petani dan nelayan di wilayah pesisir utara Bekasi,” pungkas perwakilan petani Bekasi Wilayah Utara, Jejen Zaenudin. [gha]

BEKASI TOP