Posbekasi.com

Sensus Penduduk, 6.501 Petugas Sasar Sampel 527.456 Rumah

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, Dewi Sartika, pada Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Sensus Penduduk 2020 (SP2020) Lanjutan di Provinsi Jawa Barat, di Hotel Papandayan Bandung, Jumat 18 Maret 2022. [Posbekasi.com /Istimewa]
POSBEKASI.com | BANDUNG
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, Dewi Sartika, menjadi keynote speaker pada kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Sensus Penduduk 2020 (SP2020) Lanjutan di Provinsi Jawa Barat, dihadiri tim pelaksana SP2020 Lanjutan Provinsi Jabar, dinas/instansi/OPD terkait di Provinsi Jabar, di Hotel Papandayan Bandung, Jumat 18 Maret 2022.

Didaulat menjadi narasumber Kepala BPS Jabar, Dyah Anugrah Kuswardani, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Nina Susana Dewi, dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jabar, Wahidin.

Dalam pemaparannya, Dyah Anugrah Kuswardani menyampaikan bahwa SP2020 Lanjutan merupakan rangkaian dari agenda besar Sensus Penduduk 2020 di Indonesia. SP2020 Lanjutan akan menghasilkan karakteristik penduduk dan perumahan, serta parameter demografi yang lebih lengkap, mencakup fertilitas, mortalitas, dan mobilitas.

Misi besar SP2020 lanjutan merupakan benchmark indikator kependudukan Indonesia; potret demografi Indonesia setelah melewati gelombang ke-2 pandemi Covid-19; evaluasi capaian pembangunan di bidang kependudukan pada SDGs dan RPJMD, serta dasar penentuan kebijakan pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam mencapai misi besar ini, BPS Jabar akan menurunkan 6.501 petugas yang akan menyasar sampel sebanyak 527.456 rumah tangga. Dyah menekankan data yang sudah dikumpulkan tidak akan bermakna jika tidak dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan dan dasar pengambilan kebijakan.

Nina Susana Dewi menyampaikan materi terkait pemanfaatan data mortalitas di bidang kesehatan. Data kelahiran dan kematian penting keberadaannya dalam pelaksanaan program kesehatan. Untuknya, berbagai regulasi dan program intervensi digulirkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Pemateri ketiga, Wahidin, menjelaskan terkait pemanfaatan parameter demografi dalam program pembangunan kependudukan dan keluarga berencana.

Mengakhiri rangkaian kegiatan Rakor, kami mengajak seluruh masyarakat Jabar untuk berpartisipasi dalam Sensus Penduduk 2020 Lanjutan. Bersama, kita hasilkan data berkualitas dan memanfaatkannya sebagai pijakan dalam merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi kinerja pembangunan karena data mencerdaskan bangsa.[AMH]

BEKASI TOP