Bekasi Online

Pemkab Bekasi Realisasikan Perda Lahan Abadi

Lahan persawahan di Kabupaten Bekasi tak boleh lagi beralih fungsi.[IST]
Lahan persawahan di Kabupaten Bekasi tak boleh lagi beralih fungsi.[IST]
POSBEKASI.COM – Peraturan  Daerah (Perda) Bupati Bekasi tentang tanah garapan tidak dapat dialih fungsikan mulai direalisasikan dengan membuatkan petani sertifikat kepemilikan lahan garapan (sawah) tidak beralih fungsi menjadi industri dan perumahan.

“Pembuatan sertifkat ini guna membantu petani yang selama ini lahannya mereka banyak masih berstatus tanah girik (belum bersertifikat),” ungkap Kadis Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdullah Karim, di Kabupaten Bekasi, Senin 3 April 2017.

Untuk itu kata Abdullah, pihaknya akan berkordinasi dengan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi untuk mempermudah proses sertifikasi lahan tersebut.

“Selain melegalkan status lahan milik petani, sertifikasi lahan pertanian juga nantinya akan mempermanenkan lahan pertanian sehingga tidak berubah fungsi. Jadi meski nanti lahan yang sudah disertifikatkan itu sudah dijual ke pihak lain, tapi pemilik lahan tidak boleh mengalihfungsikan lahan itu,” terangnya.

Perda ini lanjutnya, merupakan legalitas kepemilikan akan lebih terjamin dan bila sertifikat dijual lahan tetap fungsinya tidak bisa dialihkan.

“Sebagai dasarnya Perda untuk lahan abadi. Beberapa kecamatan nantinya akan masuk dalam kategori wilayah hijau yang tidak boleh diganggu dan dialih fungsikan menjadi lahan industri atau perumahan,” ujarnya.[MET]

4.

BEKASI TOP