
Oleh karena itu, lanjut Sandi, jika kami dipercaya untuk memimpin bangsa ini 5 tahun kedepan, kami tidak akan mengambil gaji. “Kita akan berikan pada negara, kaum yatim dan dhuafa,” kata Sandi hingga menyentak bagaikan menghipnotis seluruh pendukung 02 dan rakyat Indoensia yang menyaksikan acara debat tersebut dilayar televisi.
Kepentingan kami lanjutnya, hanya ingin memperbaiki perekonomian Indonesia, sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau, serta lapangan kerja yang terbuka luas yang diutamakan untuk rakyat Indonesia, bukan tenaga kerja asing.
“Insya Allah ini semua dapat terwujud dengan pemerintahan yang kuat dan keberpihakan yang tegas di bawah kepemimpinan Prabowo-Sandi,” tambahnya.
Sungguh tidak terasa kata Sandi, perjalanan kampanye yang sudah kami lalui lebih dari 1550 titik dan telah bertemu dengan jutaan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Semua menggelorakan semangat, menginginkan perbaikan dalam ekonomi, menginginkan harga-harga bahan pokok yang lebih stabil, serta lapangan kerja yang terbuka luas untuk masyarakat Indonesia.
“Insya Allah, jika kami dipercaya oleh masyarakat Indonesia untuk memimpin bangsa ini 5 tahun kedepan, kami akan pastikan keadilan dan kemakmuran hadir untuk seluruh rakyatnya, bukan hanya untuk segelintir orang saja,” kata Sandi yang saat menjabat Wagub DKI Jakarta juga menyumbangkan seluruh gaji dan tunjangannya ke Bazis DKI Jakarta.
Negeri yang kaya raya ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan petani, nelayan, generasi muda, hingga emak-emak yang ada di rumah.
“Sudah saatnya rakyat Indonesia mendapatkan hak-hak mereka atas pekerjaan dan penghidupan yang layak,” kata Sandi yang mendampingi calon presiden Prabowo Subianto. [Transindonesia.co]

