Posbekasi.com

May Day 2026: Buruh Tertib, Polisi Tangkap Penyusup Bawa Bom Molotov

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, dan Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, memperlihatkan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku penyusup perayaan May Day 1 Mei 2026 di Jakarta, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat malam (1/5/2026). Posbekasi.com / Ismail Hasibuan.

JAKARTA, POSBEKASI.com – Polda Metro Jaya mengungkap peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di wilayah hukum DKI Jakarta berlangsung aman dan tertib pada Jumat (1/5/2026), namun sempat terdeteksi adanya upaya penyusupan oleh kelompok tertentu yang berniat memicu kerusuhan, situasi di titik-titik krusial seperti di Monas dan Gedung DPR/MPR RI.

“Kegiatan May Day berjalan aman, tertib, dan dapat dikendalikan. Kami mengapresiasi saudara-saudara buruh yang telah menyampaikan aspirasi dengan baik,” ujar Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, bersama Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat malam (1/5/2026).

Keberhasilan menjaga kondusivitas ini tidak lepas dari langkah deteksi dini yang dilakukan Satgas Penegakan Hukum. Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berbahaya yang diduga akan digunakan untuk menciptakan kekacauan, mulai dari bahan peledak molotov (botol dan bahan bakar), senjata tajam, ketapel, hingga paku beton.

“Satgas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya menemukan indikasi adanya upaya kelompok tertentu untuk menciderai momen penyampaian pendapat yang damai,” jelas Kombes Pol Budi.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa kelompok penyusup tersebut memiliki rencana sistematis untuk mengadu domba elemen buruh, merusak fasilitas umum, hingga menyerang petugas di lapangan. Terduga pelaku yang diamankan mayoritas berusia 20 hingga 35 tahun dan berasal dari luar Jakarta.

“Setelah selesai memberikan keterangan, mereka akan segera kembali ke rumah masing-masing. Kami juga menghubungi pihak keluarga untuk memastikan keamanan mereka,” ungkap Kombes Pol Iman terkait status para pemuda yang diamankan.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa oknum-oknum yang saat ini sedang didalami keterangannya bukanlah bagian dari aliansi buruh. Pengamanan selama aksi berlangsung dilakukan dengan pendekatan humanis dan edukatif, sehingga perwakilan buruh tetap bisa diterima oleh Wakil Ketua DPR RI untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung.

“Polda Metro Jaya akan terus hadir dan menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan akuntabel sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan,” pungkas Kombes Pol Budi menutup keterangannya.

 

Pewarta/Editor:  Zulkarnain / Ismail Hasibuan

BEKASI TOP