
BEKASI KOTA, POSBEKASI.com – Yayasan Pondok Pesantren Almarhamah Khairu Ummah menggelar agenda buka puasa bersama menjadi panggung pembuktian nyata keberhasilan pembinaan santri melalui lahirnya para penghafal Al-Qur’an atau tahfidz yang kompeten, di Jalan Betok, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Ahad (8/3/2026).
Suasana khidmat di Masjid Masjid Khulafaur Rasyidin, Kompek Yayasan Almarhamah Khairu Ummah dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Ramdani, disusul laporan dari Ketua Panitia, Hasriwal Hasibuan, mengenai progres kegiatan sosial yayasan.
Lurah Cimuning, Omad Sandra Sahputra, memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi yayasan.
“Lembaga pendidikan agama seperti ini merupakan pilar utama dalam membentengi moral pemuda di wilayahnya,” kata Lurah Omad.
Lurah Omad menegaskan bahwa yayasan ini adalah wadah pembinaan yang sangat vital untuk mencetak generasi bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi agama yang kokoh.
Senada dengan Lurah Omad, Ketua RT 02, Wibowo, menekankan bahwa sinergi antara pihak pondok dan warga sekitar menjadi kunci terciptanya lingkungan yang harmonis dan berdampak positif bagi masyarakat.
Perwakilan Yayasan, Ustadz H. Syarif, turut berbagi kisah inspiratif mengenai perjalanan lebih dari 15 tahun Yayasan Almarhamah Khairu Ummah yang tetap berdiri tegak di atas kaki sendiri.
“Seluruh biaya operasional yayasan ditopang secara mandiri melalui kontribusi pengurus, donatur, dan jamaah, sehingga seluruh santri dapat menimba ilmu secara gratis,” ungkap Ustadz Syarif.
Ustadz Syarif menambahkan bahwa output didikan pondok sudah terlihat nyata, di mana banyak alumnus yang kini telah hidup mandiri serta memberikan kontribusi berarti bagi masyarakat luas.
Puncak acara ditandai dengan momen haru kelulusan dua santri berprestasi, Muhammad Ramadani dan Caesar Dhiyahul Hakim. Di bawah bimbingan Ustazah Mia Budi Prasetyati, keduanya berhasil meraih predikat Syahada setelah menuntaskan hafalan Juz 28, 29, dan 30 melalui metode Tasmi’ Hifozil Qur’an, yakni memperdengarkan hafalan tiga juz sekaligus dalam sekali duduk di hadapan penguji Ustadz Heru Supriadi.
“Prestasi ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi santri lainnya agar dapat melampaui pencapaian kakak kelas mereka,” ucap Ustadz Heru yang juga pengasuh santri.
Di pengujung acara, suasana berubah menjadi haru saat Ustadz Safi’i Riyayatno memberikan taujiah mengenai keberkahan Ramadhan, mewakili Ustadz H. Mohammad Subchansyah.
Seluruh jamaah, termasuk tamu dari Masjid Al Araf Perumahan Vida Padurenan, bersatu dalam doa demi kesembuhan Ketua Yayasan Almarhamah, Ustadz H. Mohammad Subchansyah.
Kegiatan ini pun menjadi bukti kuat bahwa pendidikan agama yang dikelola dengan ketulusan dan kemandirian mampu menjadi motor penggerak lahirnya generasi intelektual yang berakhlak mulia. [hsb]

