Tri Berharap Malidi Terus Kampanyekan Literasi Digital dan Anti Hoax

Tasyakuran kantor sekretariat Komunitas Masyarakat Peduli Literasi Digital (Malidi) di Perumahan Kemang Pratama 3, Senin (16/9/2019) malam.[IST]

POSBEKASI.COM | KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono menghadiri tasyakuran kantor sekretariat Komunitas Masyarakat Peduli Literasi Digital (Malidi) di Perumahan Kemang Pratama 3, Kelurahan Sepanjang Jaya Kecamatan Rawalumbu Bekasi, Senin (16/9/2019) malam.

Hadir Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Indarto, Komandan Kodim 05/07 Kota Bekasi Letkol Inf. Rama Pratama, Founder dan Direktur London School of Public Relation, Prita Kemal Gani, istri Wakil Wali Kota Bekasi Wiwiek Hargono, serta pegawai dan unsur masyarakat kemang pratama.

Komunitas yang sudah berdiri selama dua tahun ini berfokus pada kegiatan edukasi dan kampanye literasi digital, serta anti hoax. Komunitas Malidi sudah bekerjasama dengan Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 05/07 Kota Bekasi dan Pemkot Bekasi untuk menangkal berita hoax yang beredar pada masyarakat.

Ketua umum Malidi, Heru Nugroho berharap dengan dibukanya kantor sekretariat Malidi ini dapat meningkatkan intensitas kegiatan edukasi dan kampanye literasi digital serta pencegahan berita hoax yang beredar di Kota Bekasi.

Menyikapi hal ini, Tri Adhianto mengapresiasi kegiatan yang di canangkan komunitas Malidi yang positif ini.

“Pada era kecanggihan teknologi Internet saat ini perlu ditanggapi serius oleh masyarakat, masyarakat harus peduli digital, saya pribadi sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan Malidi, selain bertujuan mengedukasi masyarkat, komunitas ini juga mengkampanyekan literasi digital dan anti hoax,” ungkapnya.

Tri Adhianto menekankan pentingnya peran masyarakat untuk cerdas dan selalu mencermati perkembangan yang ada pada dunia digital.

“Jika kita tidak mampu mencermati perkembangan yang ada pada dunia digital, banyak yang akan kita hadapi kedepannya. Sekarang itu banyak berkembang berita-berita di masyarakat, tapi kita tidak tahu mana yang baik dan tidak baik, sebab itu harus ada filterisasi, dan langkah yang di ambil Komunitas Malidi untuk mengantisipasi hal ini sangat baik, salah satunya dengan mengedukasi masyarakat pada era digital ini.” pungkasnya.[SUN/ISH/POB]

Pin It

Comments are closed.