
posBEKASI.com | JAKARTA – Hadi Tjahjanto menyatakan, mendapat mandat Presiden RI Joko Widodo untuk terus menjaga keamanan pascapemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024. Hal tersebut, diungkapnya sebagai menteri koordinator politik, hukum, dan keamanan (menko polhukam) definitif.
Serah terima jabatan (sertijab) dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Menko Polhukam Tito Karnavian kepada Hadi. Acara sertijab berlangsung di Gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (21/2/2014), pukul 15.00 WIB.
“Pada hari ini, saya mendapat mandat suatu kehormatan dari Bapak Presiden. Terhadap satuan kementerian dan lembaga di bawah Kemenko Polhukam untuk tetap menjaga situasi ini,” kata Hadi saat konferensi pers.
Dia menerangkan, menjaga situasi aman juga merupakan tugas seluruh anak bangsa. “Saya juga telah berbicara kepada panglima TNI dan kapolri tentang situasi ini, untuk terus menjaga,” kata Hadi.
“Supaya tidak ada percik percik atau kerik kerik yang bisa mengakibatkan hal hal yang tidak kita inginkan,” ujar Hadi. Perihal keamanan Indonesia dikatakannya, sesuai dengan pernyataan Tito selama 19 hari menjabat plt menko polhukam.
“Tugas TNI-Polri adalah tetap menjaga keutuhan wilayah NKRI,” ucap Hadi. Sebelumnya, Tito menerangkan, tugas menko polhukam adalah membantu penyelenggara (KPU) dan pengawas pemilu (Bawaslu) terkait keamanan pelaksanaan Pemilu 2024, pada Rabu (14/2/2024).
“Untuk mengamankan dan melancarkan berjalannya pemilu. Dalam arti, kalau perlu bantuan, kami siap, melalui kementerian/lembaga di bawah koordinasi menko polhukam,” kata Tito.
Sejumlah undangan turut hadir dalam acara sertijab Menko Polhukam Hadi Tjahjanto. Antara lain adalah Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Wakapolri Komjen Agus Andrianto. [rri]

