
“Desa Sukapura sangat menarik karena ada di perbatasan Kota Bandung. Yang jelas di sini aspirasinya, karena memang desa ini kebanyakan penduduknya buruh dan sangat pekerja pabrik, sehingga terdampak pandemi Covid-19 ini,” ungkap anggota Fraksi NasDem itu saat Reses di Aula Desa Sukapura.
Lebih lanjut Tia menyatakan warga yang membuka usaha kos-kosan sangat terdampak pandemi Covid-19 dan perlu ada perhatian khusus dari pemerintah sehingga ada solusi yang lebih baik lagi. “Di sini pun ada yang bergerak di bidang pertanian, sehingga saya akan berusaha suport dari bidang pertaniannya agar bisa sidongkrak perekonomiannya terbantu,” kata Tia yang merupakan anggota Komisi II DPRD Jabar ini.
Sementara, Kepala Desa Sukapura, Ganjar Sukma Wibawa, berharap reses yang digelar ini menjadi motivasi warga untuk menyampaikan aspirasi langsung ke anggota DPRD Jabar.
”Disampaikan Ibu Hj. Tia, bahwa ia membuka seluas-luasnya apa yang menjadi keinginan warga atau pun pemerintah Desa Sukapura melalui aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)-nya, segera mungkin kita memginput apa yang menjadi skala prioritas pembangunan di Desa Sukapura. Mudah-mudahan aspirasi-aspirasi kami, bisa terealisasikan oleh Ibu Hi. Tia,” harap Ganjar.[POB]

