
Ketua Katar Pasirsari, Rifa Yusrizal, mengatakan dana untuk santunan anak yatim didapat dari setiap tim sepakbola yang mengikuti Liga Amal. Mereka menyisihkan sebagian rejekinya secara sukarela untuk didonasikan kepada sekitar 50 anak yatim yang tinggal di sekitar stadion yang menjadi tempat pertandingan.
“Jadi di samping olahraga, mereka juga ikut beramal dengan menyantuni anak yatim. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan berkelanjutan, karena melalui kegiatan ini juga bisa menyatukan pemuda yang ada di Pasirsari,” ungkapnya.
Sementara itu, Dani selaku ketua panitia turnamen sepak bola liga amal, mengatakan kegiatan ini juga sebagai ajang para pemuda yang mencintai sepak bola untuk bisa menunjukkan bakatnya.
“Harapannya dengan kegiatan santunan kepada anak-anak yatim ini, akan menambah keberkahan dalam setiap aktivitas, seperti pertandingan sepak bola hari ini. Dalam pertandingan kita tidak fokus mencari kemenangan, namun yang lebih utama bisa bersilaturahmi,” terangnya.
Dani juga sangat berterimakasih kepada masing masing team yang sudah bergabung dan ikut berpatisipasi sehingga Liga Amal itu berjalan dengan baik dan bisa menyantuni anak yatim di sekitar Stadion Tanah Merah.[OJI]

