Bekasi Online

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan: Tingkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Berbangsa dan Bernegara

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Puspitasari, sosialisasi 4 Pilar dalam rangka program Citra Bhakti/Parlemen dalam Sketsa Kebangsaan di Kota Bekasi, Selasa 14 Desember 2021. [Posbekasi.com /DPRD Jabar]

POSBEKASI.com | BEKASI – Sebagai salah satu upaya penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara kepada masyarakat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat gelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika).

Berlangsung dari 13-14 Desember 2021, kegiatan tersebut secara serentak dilakukan di 15 Daerah Pemilihan (Dapil) yang terdiri dari 27 Kabupaten/Kota oleh masing-masing Anggota DPRD Jabar. Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar juga dilakukan, dalam rangka program Citra Bhakti/Parlemen dalam Sketsa Kebangsaan.

Dalam pelaksanaannya kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh DPRD Provinsi Jawa Barat mendapatkan respon positif dari masyarakat. Hal tersebut terlihat dari besarnya animo masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan Jabar VIII (Kota Bekasi dan Depok) Ade Puspitasari mengungkapkan, bahwa kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini merupakan kegiatan yang sangat penting bagi penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara khususnya terhadap generasi muda.

Ade pun menjelaskan, bahwa kemajemukan dan toleransi masyarakat Kota Bekasi saat ini menunjukan bahwa masyarakat kota dengan julukan Kota Patriot tersebut telah menjungjung tinggi 4 Pilar Kebangsaan.

“Hal itu terbukti dari ragam suku dan budaya yang ada di Kota Bekasi. Itulah kenapa kedamaian bisa tercipta di tengah masyarakat Kota Bekasi yang beragam,” ucap Ade, Selasa 15 Desember 2021.

Lebih lanjut Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Golongan Karya tersebut mencontohkan, ketika keberagaman suku dan budaya terdapat di sebuah pasar.

Para pedagang yang berasal dari suku dan budaya dapat berbaur, dan saling menjaga ketertiban menghormati satu sama lain sehingga proses jual beli dapat berjalan dengan baik.

“Di pasar kita lihat ada suku Jawa, Sunda, Bali, Batak, Padang, Palembang, semua berbaur menjaga ketertiban dan saling menghormati satu sama lain,” ujarnya.[POB]

BEKASI TOP