Bekasi Online

Persib Pulang, Piala Wali Kota Solo Ditunda, Gibran: Rapopo

Pemain Persib saat bertolak ke Bandung meninggalkan Solo setelah kepastian Piala Wali Kota Solo ditunda, Senin (28/6/2021). [Posbekasi.com /Persib]

POSBEKASI.COM | SOLO – Persib langsung bertolak ke Bandung, Senin 28 Juni 2021 malam setelah mendapatkan kepastian penundaan Piala Wali Kota Solo dari pihak penyelenggara.

Pelatih Persib Robert Alberts mencoba tetap berpikir positif dari penundaan turnamen tersebut. Satu di antaranya adalah tim dapat langsung fokus ke persiapan Liga 1, 9 Juli 2021 mendatang. “Ini kabar baik dan buruk di saat yang bersamaan karena kami semua sudah berada di Solo untuk mengikuti turnamen ini,” kata Robert.

Pelatih asal Belanda ini mengatakan, keputusan panitia menunda turnamen adalah hal yang sangat bijak. Sebab, ada hal penting yang harus dipertimbangkan saat ini. Hal paling penting itu adalah pandemi Covid-19 yang masih menghantui negeri ini. Selain itu, ada agenda penting lainnya, Liga 1 2021 yang menjadi fokus tim saat ini.

“Mereka yang memutuskan menunda turnamen telah memikirkan apa yang terbaik untuk Indonesia dan liga. Dalam kaca mata itu, ini menjadi hal positif,” ucapnya.

Turnamen pramusim ini harus ditunda akibat peningkatan kasus Covid-19, khususnya wilayah Surakarta. Panitia pelaksana turnamen mengatakan penundaan hingga batas waktu tak ditentukan.

Ketua OC, Cahyadi Wanda mengatakan jika pihaknya mendukung penuh arahan dari pihak Polda Jawa Tengah dan pemerintah untuk menunda Piala Walikota Solo.

“Kami mendukung penuh dan sebaiknya event ini ditunda sesuai rekomendasi pemerintah dan Polda untuk menekan Covid-19,” ujarnya.

“Pimpinan klub mendukung dan menilai keputusan baik. Walau menantikan turnamen ini. Prinsipnya mendukung jika suatu saat turnamen kembali digelar,” ucapnya.

Sebelumnya, turnamen pra musim Piala Wali Kota Solo yang sedianya akan dimulai Selasa (29/6/2021) di Stadion Manahan, diklaim Kapolda Jawa Tengah ditunda karena wabah Covid-19 di wilayahnya terus meningkat.

Hal itu diutarakan Kapolda Jawa Tengah melalui Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iqbal Alqudusy. “Atas nama satgas daerah menyampaikan bahwa pelaksanaan pertandingan kick-off Piala Wali Kota Cup di Solo yang sedianya akan diselenggarakan mulai besok untuk sementara waktu ditunda,” sebut Iqbal.

“Mengingat situasi dan kondisi persebaran Covid-19 yang semakin meningkat di wilayah Jawa Tengah terkhusus wilayah Solo dan sekitarnya,” lanjutnya.

Sesuai pernyataan di atas berarti turnamen ini mengalami penundaan dua kali. Sebelumnya laga pertama dijadwalkan pada tanggal 20 Juni, namun ditunda karena alasan yang sama. “Pelaksanaan akan ditunda sampai menunggu waktu yang ditentukan atau situasi yang memungkinkan untuk melaksanakan pertandingan,” tukas Iqbal.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak operator turnamen tentang penundaan itu. Namun dalam konferensi pers yang ditayangkan virtual secara langsung di kanal youtube, turnamen tetap digelar sebagai mana jadwal semula dengan disiplin ketat protokol kesehatan.

Gibran: Rapopo

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menanggapi kabar ditundanya turnamen. Pihaknya telah berkomitmen dan berkoordinasi dengan Kapolda Jateng maupun Gubernur Ganjar Pranowo.
Gibran bakal mengikuti arahan maupun imbauan dari stakeholder Provinsi Jateng. Termasuk jika harus menyetop turnamen tersebut, karena situasi yang tidak memungkinkan, sang Wali Kota siap melaksanakannya.

“Pak Kapolda dan Pak Ganjar Pranowo telepon saya. Rapopo (tidak apa-apa). Nanti biar panitia yang mengumumkan. Ditunggu saja nanti malam,” bebernya.

“Kalau di Solo tidak separah kabupaten lain. Saya belum tahu penundaannya berapa hari,” jelasnya.

Pelaksanaan turnamen pramusim Piala Wali Kota Solo 2021 lagi-lagi mengalami penundaan. Turnamen yang diikuti oleh empat tim Liga 1 dan empat klub Liga 2, kembali belum mendapatkan lampu hijau dari pihak keamanan.

Sedianya turnamen ini dijadwal ulang menjadi Selasa (29/6/2021) hingga Minggu (4/7/2021). Atau sebelumnya juga ditunda dari pelaksanaan awal pada 26 Juni lalu. Tingginya angka paparan COVID-19 di wilayah Solo dan sekitarnya kembali menjadi pertimbangan.[REL]

BEKASI TOP