
Dikatakan Eka, program dan kegiatan pada rancangan RKPD Kabupaten Bekasi Tahun 2022 disusun dengan memprioritaskan pada upaya pemulihan ekonomi daerah.
“Di tahun 2021 pemerintah daerah masih terus fokus di bidang pendidikan dan infrastruktur. Pemkab Bekasi rencananya akan membangun sejumlah jalan yang menghubungkan antar desa. Dengan terkoneksinya setiap desa, diharapkan dapat turut membantu pertumbuhan ekonomi dari skala terkecil,” ungkap Eka saat memimpin Puncak Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2022, di Hotel Holiday Inn, Cikarang Selatan, Kamis (18/3/2021).
KLIK: 55 Rumah di Pebayuran Diterjang Banjir Citarum Mulai Dibangun
Selain itu, program pembangunan unggulan di tahun 2021 yakni kenaikan honor RT/RW menjadi 1 juta per bulan, penambahan anggaran 1 milyar per Desa melalui Dana Alokasi Desa (DAD), pengangkatan imam berkemampuan khusus di tiap desa dengan honor sebesar 2,5 juta. Bekasi Bedah Nata Rumah (Bebenah) melalui perbaikan 5.000 unit rumah tidak layak huni atau rutilahu, Program Bekasi Bersih Sehat Berkah (Berseka) dalam rangka penuntasan wilayah kumuh serta pembangunan destinasi wisata kuliner Jembatan Bojong.
Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi, Dedi Supriyadi mengatakan Pemkab Bekasi berhasil menjaring 11.568 usulan yang disampaikan masyarakat melalui Musrenbang dari tingkat Desa hingga Kabupaten. Untuk usulan yang berasal dari pokok-pokok pikiran para anggota DPRD berjumlah 13.041 usulan.
Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan Berita Acara, serta penyerahan penghargaan kepada pemenang program Kampung Tangguh Mang Jaka Jaya.[RIK/NRL]

