RSUD Tipe D Kota Bekasi Redesain Menjadi Rujukan Pasien Covid-19

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat mengunjungi RSUD Tipe D Bantar Gebang, Selasa (15/9/2020).[POSBEKASI.COM/Riki]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta Rumah Sakiit Umum Daerah (RSUD) Tipe D redesain menjadi RS rujukan pasien Covid-19.

“Sekarang kondisinya sedang tinggi-tingginya transmisi Covid-19, saya minta redesain rumah sakit tipe D menjadi rujukan Covid-19 apalagi tadi sarana prasarana penunjangnya sedang dalam proses pengadaan barang,” ungkap Rahmat Effendi disela-sela kunjungannya bersama Inspektorat Kepala Dinkes, Direktur RSUD Kota Bekasi, dan para SKPD ke RSUD Tipe D Bantar Gebang, Selasa (15/9/2020).

Rahmat Effendi mengatakan Kota Bekasi saat ini memiliki tiga RSUD tipe D, selain RSUD Bantar Gebang ada RSUD Pondok Gede dan Jatisempurna.

“Jadi, kalau ada 18 ruang isolasi yang terisi sudah 15, jadi ruang-ruang lain yang diperuntukkan untuk yang lain, kecuali ada yang emergency bisa saja emergency seumpamanya kita limpahkan ke RS Karya Medika atau RS yang lain,” tuturnya.

Rahmat Effendi mengatakan khususkan RSUD Tipe D untuk penanganan isolasi isolasi yang komorbid maupun isolasi mandiri.

“Kalau isolasi OTG tidak menimbulkan dampak dan representatif disarankan di rumah saja dibantu dokter 2 atau 3 hari. Tapi kalau di rumahnya tidak memenuhi syarat kita bawa ke RSUD Tipe D,” terangnya.

Semakin banyak ruangan pasien lanjut Rahmat Effendi penanganan semakin elegan tentunya segala prasarana yang ada ini antisipasi.

“Kita mau berubah dalam rangka untuk memenuhi jumlah tempat tidur jika terjadi perburukan peningkatan virus Covid-19 yang ada di Kota Bekasi,” ucapnya.

Rahmat Effendi menyatakan RSUD Tipe D Bantar Gebang memiliki 18 ruangan akan tambah 10 lagi karena masih ada beberapa ruangan bisa menjadi 30 ruangan.

“RS tipe D Bantar Gebang minimal bisa 30 ruangan, apalagi kalau bisa melakukan reposisi ruangan lain bisa menambah ruang atau menambah tempat tidur untuk melakukan penanganan perawatan pasien positif Covid-19 di kota Bekasi,” bebernya.

Rahmat Effendi menyatakan untuk tenaga medis di RSUD Tipe D Bantar Gebang sudah mencukupi.

“Tadi dokternya ada berapa jika diperlukan kita datangkan dari RSUD Kota Bekasi,” katanya.[RIK/ISH]

Pin It

Comments are closed.