Bekasi Online

Pertimbangan Ekonomi, Kota Bekasi Tak Ikut PSBB Total

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.[POSBEKASI.COM/Ismail Hasibuan]

POSBEKASI.COM | BEKASI – Tak diberlakukannya PSBB Total seperti DKI Jakarta, Kota Bekasi melanjutkan kebijakan Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) masyarakat produktif aman Covid-19 di antaranya karena petimbangan perekonomian.

“Pertimbangan dari Forkopimda dalam hal tidak memberlakukan PSBB total diantaranya, ekonomi masyarakat, serta kabar yang diterima dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memfasilitasi pemanfaatan hotel dan rumah sakit dalam penanganan isolasi mandiri dan perawatan,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi usai rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) yang dihadiri Kapolres Metro Bekasi, Dandim 0507 Bekasi, Ketua Pengadilan Kota Bekasi, Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, segenap pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, Senin (14/9/2020).

“Artinya pukul 23.00 WIB tidak ada lagi warga yang beraktivitas di luar rumah. ATHB ini kan kita untuk menanggulangi Covid-19, namun tidak mengganggu aktivitas kerja masyarakat sehingga roda perekonomian terus berputar,” ujarnya.

Saat ini kata Rahmat memperketat pendataan pada warga yang tiba dari luar kota atau setelah bepergian dari luar kota, melacak warga dengan keluhan kesehatan setelah bepergian, hingga mengawasi isolasi mandiri yang memungkinkan untuk dilakukan di rumah.

Ia menyampaikan, dalam satu hari jumlah sampel yang diambil mencapai 200-300 menggunakan metode rapid untuk melakukan tracking. Memasuki pertengahan September ini, jumlah klaster keluarga masih menjadi perhatian, mencapai 222 keluarga.

Dijelaskannya, mengenai peningkatan angka Covid-19 di Kota Bekasi berdasarkan laporan  yang menjadi dominan dalam peningkatan klaster keluarga.

“Yang dari luar kota seharusnya terlebih dahulu di rapid test sehingga steril saat masuk Kota Bekasi,” katanya.

Rahmat berharap masyarakat agar lebih waspada dalam peningkatan Covid-19 sehingga bisa berhati-hati dan mencegah wabah virus ini.

“Penerapan ATHB lanjutan di Kota Bekasi tetap mengikuti persyaratan protokol kesehatan dengan menjaga selalu penggunaan masker saat keluar rumah,” katanya.[ISH]

BEKASI TOP