Bekasi Online
BEKASI TOKOH & SEJARAH

Tri Adhianto Launching Kotaku “Spirit of Bekasi Religion” Ciketing Udik

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto launching dan peletakan batu pertama Kotaku di Kelurahan Ciketing Udik, Bantar Gebang, Sabtu (29/8/2020).[POSBEKASI.COM/Riki]

POSBEKASI.COM | BEKASI –  Wakil Wali Kota Tri Adhianto launching sekaligus peletakan batu pertama Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) “Spirit of Bekasi Religion” yang merupakan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) tahun 2020, di Kelurahan Ciketing Udik,  Bantar Gebang, Sabtu (29/8/2020).

Menurut Tri mengacu pada RPJMN 2020-2024 secara Nasional program Kotaku untuk pengentasan kawasan kumuh kota Bekasi cerdas, kreatif,maju, sejahtera dan Ihsan menargetkan dengan menuntaskan penataan kawasan kumuh sebesar 10.855 ha.

“Berkaca pada pencapaian terget penanganan kumuh sebelumnya, dimana hingga akhir tahun 2019 secara Nasional kita telah menuntaskan kawasan kumuh seluas 38.431 ha, maka kita optimis dengan target RPJMN 2020-2024 hal yang sama dapat kita selesaikan jika semua pihak berkolaborasi dan saling mendukung,” ucap Tri.

Acara yang dihadiri Lurah Ciketing Udik, Camat Bantar Gebang, Kadis Disperkimtan Kota Bekasi Jumhana Lutfi,  Anggota DPR RI H. Sukur Nababan,para tokoh agama dan masyarakat sekitar.

Menurut Tri, untuk tahun 2020  Kota Bekasi terdapat 5 kelurahan penerima BPM, yakni Kelurahan Ciketing Udik, Sumur Batu, Bojong Menteng, Jaka Setia, dan Duren Jaya.

“Total anggaran Rp5 milyar, dimana masing-masing BKM menerima sebesar Rp1 milyar dalam penataan kawasan kumuh di kelurahannya, serta Rp10 juta untuk PKM (Peningkatan Kapasitas untuk Masyarakat),” ungkap Tri.

Lebih lanjut Tri menyatakan program ini juga untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyediaan infrastruktur padat karya dan peningkatan kualitas pemukiman kumuh sebagai upaya perubahan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Sementara, Koordinator BKM Ciketing Udik H Anton menyampaikan launching BPM  sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.

“Terimakasih seluruh BKM penerima BPM di Kota Bekasi bahwasanya telah diberikan amanah dan ditetapkan oleh menteri PUPR sebagai lokasi penerima BPM, sehingga berkesempatan untuk bisa melaksanakan penuntasan kumuh di wilayah masing-masing,” ujarnya.[RIK]

Related posts