Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres, Kapolda Metro Minta Intelijen Deteksi Dini

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. [POSBEKASI.COM/Irsyam]

POSBEKASI.COM | JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono meminta intelijen melakukan deteksi dini kerawanan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Jajaran Kepolisian saat ini meningkatkan kewaspadaan.

“Sebentar lagi 20 (Oktober) ada pelantikan Presiden, Bapak Jokowi dan Bapak KH Ma’ruf Amin sebagai presiden yang terpilih di pemilu yang baru. Rekan-rekan sudah ketahui potensi kerawanan apa yang sudah kita hadapi. Mari kita persiapkan semuanya dengan baik,” kata Kapolda di sela-sela pemberian penghargaan kepada personel di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Kapolda mengimbau intelijen memetakan kerawanan dan mendeteksi kerawanan sedini mungkin. Irjen Pol Gatot juga menyampaikan agar Biro Operasi menyiapkan personel dan langkah-langkah dalam upaya mengantisipasi kerawanan tersebut.

“Intelijen tolong dilakukan deteksi dini tentang hal apa yang akan terjadi. Kemudian Karo Ops siapkan langkah keamanan agar siap mengantisipasi sehingga kita nggak terdadak,” ungkap Gatot.

Jenderal bintang dua ini mengatakan antisipasi sejak dini lebih baik dilakukan oleh anggotanya. Sebab, gangguan-gangguan yang akan muncul nantinya dapat diminimalkan.

“Kalau kita terdadak itu nggak baik dan nggak bagus. Tapi kalau kita sudah antisipasi semuanya, kita dapat minimalisir gangguan yang lebih besar,” terangnya.

Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebelumnya pernah menyebut ada pihak yang berharap situasi memanas menjelang pelantikan. Ada juga pihak yang ingin menjegal pelantikan Jokowi.[IRS]

Pin It

Comments are closed.