
“Longsoran terjadi akibat hujan deras itu terjadi sekitar pukul 16.00 , sedikitnya tujuh jiwa dari 2 KK menjadi korban terdampak longsr,” kata Agus dalam siaran persnya, rabu (28/8/2019) malam.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor kata Agus telah melakukan kaji cepat sebagai upaya penanggulangan bencana tanah longsor.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait fenomena hujan di Bogor, Jawa Barat yang tengah dalam kondisi musim kemarau panjang.
“Fenomena ini karena ada faktor regional yang menyebabkan hujan. Biasanya adanya perlambatan angin di sekitar khatulistiwa yang menyebabkan arah atau belokan angin di sekitar Jawa Barat dan Banten,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi BMKG, Cisarua Bogor, Asep Firman Ilahi.[RID/POB]

