Pemkab Bekasi Tunda Raperda Lahan Abadi Pertanian

Jual lahan sawah.[IST]

POSBEKASI.COM | KABUPATEN BEKASI – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)  tentang Lahan Abadi Pertanian di Kabupaten Bekasi akhirnya tertunda atau batal menjadi Perda karena adanya sejumlah persyaratan yang tidak bisa dipenuhi.

Dikutip dari laman bekasikab.go.id, Ahad (16/6/2019), Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Ir Agus Trihono, mengatakan, dua persyaratan yang harus dipenuhi itu adalah kejelasan kepemilikan lahan pertanian yang masuk plot lahan abadi.

“Jadi harus jelas siapa pemilik lahan pertanian yang masuk plot lahan abadi tersebut secara ‘by name by adress’,” ujar Agus.

Hal yang kedua lanjut Agus, adalah persetujuan dari pemilik lahan bahwa lahannya masuk plot Lahan Abadi Pertanian.

“Karena jika sudah masuk plot Lahan Abadi Pertanian, sudah tidak bisa dikutak-katik untuk kepentingan lain, misalnya industri atau pertanian,” tegas Agus.

Jadi lanjutnya, dengan tidak terpenuhinya dua hal tersebut, Raperda Lahan Abadi ditunda pembahasannya.[RIK/POB]

Pin It