PKS Bekasi Laporkan Dugaan Penggelembungan Suara DPR ke Gakkumdu

PKS Bekasi melaporkan dugaan penggelembungan suara DPR ke Gakkumdu Jabar.[IST]

POSBEKASI.COM | KABUPATEN BEKASI – PKS Kabupaten Bekasi melaporkan dugaan penggelembungan suara DPR-RI Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan, ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Jawa Barat.

Laporan diterima Gakkumdu dengan Tanda Bukti Penerimaan Laporan Nomor 015/PEN/LP/PL/Prov/13.00/V/2019, tertanggal 13 Mei 2019.

Pelaporan ke Gakkumdu Jawa Barat adalah buntut dari keberatan PKS atas dugaan penggelembungan suara DPR-RI pada Partai Nasdem di Kelurahan Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan, yang tidak ditanggapi oleh pihak PPK Tambun Selatan dan KPUD Kabupaten Bekasi pada saat rekapitulasi.

Saksi PKS Kabupaten Bekasi, Budi Purwanto mengatakan adanya penggelembungan suara dari suara Partai Nasdem itu sangat merugikan partainya karena akan berpengaruh pada perolehan kursi ke 10 dimana kursi itu didapat oleh PKS.

“Semestinya Partai Nasdem hanya mendapatkan 1400 suara di Kelurahan Jatimulya, dengan adanya penggelembungan suara mereka mendapatkan 7000 lebih suara,” ucapnya kepada Dakta, Senin (13/5/2019).

Budi menambahkan, dalam laporan itu pihaknya menyerahkan bukti-bukti pendukung terkait selisih suara antara dalam bentuk Formulir C1, Form DAA1 dan DB1.

“Selisih suara yang dilaporkan mencapai 6000 suara lebih yang ditambahkan ke Partai Nasdem,” katanya.

PKS berharap, dengan pelaporan ini bisa ditindaklanjuti dengan penyandingan data yang sah sehingga penggelembungan suara ini akan terbukti lebih cepat dan efektif.[DAK/POB]

Pin It

Comments are closed.