Nur Supriyanto Tak Terlomba Tembus 141.734 Suara, Heri Koswara Peringkat 2 Dapil Jabar VI

Nur Supriyanto.[DOK]

POSBEKASI.COM | KOTA BEKASI – Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 yang dominan diwarnai kampanye pasangan calon presiden, sehingga banyak calon legislatif (caleg) yang kurang mendapat perhatian masyarakat sehingga tidak jarang suara caleg tergerus bahkan tidak sedikit wajah-wajah lama harus kehilangan kursi.

Tapi tidak bagi DR.H.Nur Supriyanto,MM, justru perolehan suaranya bertambah dua kali lipat dibandingkan Pemilu 2014. Dimana pada Pemilu 2014 Nur Supriyanto meraih suara terbesar tidak saja untuk anggota DPRD Provinsi Jabar daerah pemilhan Jawa Barat VI (Kota Bekasi – Kota Depok) tapi juga secara nasional suara terbanyak diraih kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kali ini pada Pileg serentak 2019 lebih mengejutkan, Nur Supriyanto semakin tidak terlomba dimana berhasil melipat gandakan suaranya menjadi 141.734 suara. Rincian untuk di dua kota dapilnya yakni, Nur Supriyanto memikat 43.363 suara masyarakat Kota Depok. Dibanding suara Kota Depok, masyarakat Kota Bekasi justru melipat gandakan suara untuk mantan calon Walikota Bekasi itu yakni memberikan 98.371 suara.

Sehingga total suara yang diperoleh Wakil Ketua DPD PKS Jabar ini, sebanyak 141.734 suara jauh melampaui suaranya pada Pemilu 2014 yakni 72.795 suara.

Setahun terakhir, Nur Supriyanto mengundurkan diri dari kursi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar karena menjadi kontestan Walikota Bekasi berpasangan dengan DR.H.Adhy Fidaus Saady,MSc, pada 2018 lalu, dipastikan akan kembali menduduki posisinya. Bahkan tidak tertutup kemungkinan bila PKS berhasil merebut kursi dominan di parlemen Jabar berpeluang menjadi Ketua DPRD Jabar.

“Terimakasih kepada masyarakat Kota Bekasi dan Depok yang telah memilih saya dan PKS, doakan kami agar tetap istiqomah bersama masyarakat,” kata Nur Supriyanto ketika dihubungi Posbekasi.com, Sabtu (11/5/2019).

Ditanyak fokus lima tahun ke depan apa yang menjadi prioritasnya?  “Untuk lima tahun ke depan, menunggu keputusan resmi saja dari KPU,” tutur suami dari Dra.Hj.Ida Rustini Idrus.

Dengan raihan suara terbanyak, Kakek dari Arsyila Naureen Fadhillah ini membuktikan kinerja dan kepeduliannya selama menjadi wakil rakyat mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat.

5 perolehan suara tertinggi berdasarkan rekap KPU Kota Bekasi dan Kota Depok untuk caleg DPRD Jabar Dapil Jabar VI yakni, urutan 1 dan 2 diperoleh caleg PKS yakni, Nur Supriyanto (Depok 43.363  – Bekasi 98.371) total 141.734 suara, dan Heri Koswara (Depok 8.886 – Bekasi 62.268) total 71.154 suara.

Urutan ketiga diperoleh Kader Partai Gerindra Haris Bobiho (Depok 39.314 – Bekasi 31.346) total 70.660 suara, urutan keempat kader PDIP Waras Wasito (Depok 23.321 – Bekasi44.112) total 67.433 suara, dan urutan kelima kader Partai Golkar Ade Puspita (Depok 3607 – Bekasi 62.707) total 66.314 suara.

Jumlah Kursi Bertambah

Sebelumnya, Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu bersyukur partainya mengalami peningkatan raihan kursi di DPRD Jawa Barat. “Alhamdulillah patut kami syukuri bahwa di tahun politik 2019, PKS mendapatkan penambahan (jumlah kursi) yang signifikan,” kata Syaikhu seusai peluncuran Posko Takjil Gratis di Kantor DPW PKS Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (3/5/2019).

Menurut mantan Cawagub Jabar ini kenaikan jumlah kursi di DPRD Provinsi Jabar mencapai hampir dua kali lipat dari raihan pada Pileg 2014. “Tahun sebelumnya 12 kursi, sekarang perhitungan kami kisaran 21 kursi,” kata Syaikhu.

Meski demikian mantan Wakil Walikota Bekasi ini menyatakan perolehan PKS di DPRD Jabar belum memenuhi target yakni target 24 kursi di DPRD Jabar. “Kalau belum sesuai ya, mendekati. Tentu ini patut disyukuri,” katanya. [BSH]

Pin It