Ridho Kepada Takdir Alloh

KH Abdullah Gymnastiar.[IST]

POSBEKASI.COM – Ridho itu adalah keterampilan mental untuk realistis menerima kenyataan. Hati menerima kenyataan, dibarengi otak dan anggota tubuh yang berikhtiar terus untuk mencapai keadaan yang lebih baik lagi.

Mengapa kita harus ridho? Karena jika kita tidak ridho pun, kejadian atau hasil itu tetap terjadi. Contoh sederhananya Superti misalkan sedang berjalan di suatu tempat lalu Secara tiba tiba ada “kotoran”  burung yang jatuh tepat kena kepala. Jika peristiwa ini terjadi pada diri kita, maka bersikaplah ridho. Karena tak ada untungnya juga bersikap tidak ridho, toh burungnya sudah pergi dan meninggalkan isi perutnya yang jatuh tepat di kepala. Janganlah kita bersikap menggerutu, mengutuk atau sikap apapun yang tidak baik.

Dalam keadaan seperti di atas itu, justru terdapat celah kesempatan kita untuk beribadah. Yaitu ketika kita bisa memaknai jatuhnya isi perut tersebut sebagai teguran dari Allah Swt. mungkin pikiran ngeres atau selalu berfikir negatif dan agar kita tetap ingat pada-Nya. Sehingga ucapan yang terlontar pun adalah dzikir.

KLIK : Karunia Rohmat Alloh

Rasulullah SAW, bersabda, “Akan merasakan kelezatan/kemanisan iman, orang yang ridho kepada Allah  sebagai Rabb-nya dan Islam sebagai agamanya serta (nabi) Muhammad sebagai rasulnya.” (HR. Muslim)

Sebagaimana isi hadits di atas, bersikap ridho akan memberi nuansa tersendiri di dalam batin kita. Karena sebenarnya penderitaan kita saat menggerutu dan mengutuk itu bukan karena peristiwa jatuhnya isi perut yang kena ke kepala. Melainkan karena kita tidak mau menerima kenyataan itu. Sehingga akhirnya kita pun merasakan penderitaan.

Semoga contoh hikmah di atas bisa embuât kita lebih Ridho.[POB]

 

Oleh: KH.Abdullah Gymnastiar

Pin It