Pemprov Jamin Ketersediaan Stok Beras Jabar

Sekda Jabar Iwa Karniwa saat meluncurkan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga beras medium tahun 2019 di Gudang Bulog Cisaranten Kidul, Kota Bandung, Rabu 2 Januari 2019.[IST]

POSBEKASI.COM | BANDUNG – Stok beras di Jawa Barat sesuai evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), harga beras di atas harga eceran tertinggi. Dimana HET beras premium sebesar Rp12.800 per kilogram dan beras medium Rp9.450 per kilogram.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan hal tersebut saat peluncuran ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga beras medium tahun 2019 di Gudang Bulog Cisaranten Kidul, Kota Bandung, Rabu 2 Januari 2019.

Tingginya harga beras yang terjadi di pasar, disebabkan oleh berkurangnya pasokan beras terutama dari daerah sentra produksi beras di Jawa Barat. “Karena adanya anomali iklim yang terjadi di akhir tahun 2018. Realisasi tanam padi periode Oktober sampai Desember 2018 baru mencapai 583.648 hektar atau 87,43 % dari target tanam seluas 667.547 hektar,” ungkap Iwa.

“Data tersebut berdasarkan hasil evaluasi Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Jawa Barat, untuk masa tanam Oktober – Desember 2018 karena terjadi kemunduran dan keterlambatan,” sambungnya.

Menurut Iwa, keterlambatan tanam padi periode Oktober – Desember 2018 dapat berdampak terhadap waktu panen dan produksi padi pada bulan Januari sd Maret 2019 atau awal tahun 2019, sehingga berpengaruh terhadap produksi beras diawal tahun 2019.[IMA/POB]

Pin It

Comments are closed.