Reses DPRD Jabar, Syahrir: Tangan Rakyat Tangan Tuhan

Ketua Komisi I DPRD Jabar, Syahrir, saat Reses di Desa Cipayung, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Rabu 5 Desember 2018.[POB]

POSBEKASI.COM | KABUPATEN BEKASI – Massa Reses III 2018 DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan berbagai kegiatan khususnya di daerah pemilihan (dapil) masing-masing anggota parlemen.

Halnya Ketua Komisi I DPRD Jabar, H.Syarir,SE, melaksanakan Reses di Dapil Jabar IX yakni Kabupaten Bekasi selama sepekan ini menemui warga dapilnya lebih dahulu melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah di masjid bersama warga.

Politisi Partai Gerindra ini tampak begitu akrab dan berbaur bersama warga terus memotivasi untuk membenahi tiap lingkungan agar selalu menjaga silaturahmi dan menjaga kekompakan serta turut membangun bersama pemerintah, khususnya pemerintah daerah.

“Dalam penyelenggaraan negara, keterilbatann warga merpakan ujung tombak dalam membangun bangsa. Karena itu, warga adalah power dari segala kekuatan termasuk kekuatan politi ekonomi, sosial bahkan budaya, semuanya kekuataan itu ada di tangan masyarakat,” terang Syahrir, Ahad 9 Desember 2018.

Hal tersebut diungkapkan Syahrir kepada masyarakat Kabupaten Bekasi di berbagai perkampungan, desa sampai kecamatan selama sepekan melakukan Resese.

Ketua Komisi I DPRD Jabar, Syahrir, yang juga Caleg DPRD Jabar Dapil Jabar IX menggelar Reses di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.[POB]

Di tahun politik, pria yang berpredikat “Man of The Year 2017” ini berharap msyarakat semakin cerdas mulai dari menentukan atau memilih wakil rakyat sampai pemimpin nasional.

“Pilihan semua itu ada di tangan rakyat. Tangan Rakyat adalah Tangan Tuhan, artinya rakyat menentukan mau kemana bangsa ini. Lewat wakil rakyat yang dipilih langsung rakyat inilah nanti menetukan kebijakan bangsa kita untuk menentukan pembangunan dan perekonomian yang titik beratnya harus mengutamakan keadilan dan kesejahteraan untuk rakyat,” terangnya.

Selain itu lanjut politisi yang selalu ringan membantu masyarakat bila mengetauhi warga tak mampu untuk berobat, tidak saja masyarakat Kabupaten Bekasi melainkan masyarakat Jabar pun selalu menjadi perhatiannya.

“Dalam membantu masyarakat khususnya untuk mendapatkan jaminan kesehatan meupakan kewajiban kita semua. Apalagi sebagai wakil rakyat harus mengutamakan hal ini. Bila saya mendengar dan mendapatkan ada masyarakat tak mampu untuk berobat, miris rasanya kita tidak memperdulikannya. Di sinilah kita di uji sebagai wakil rakyat. Itu baru satu persoalan, masih banyak persoalan masyarakat yang membutuh perhatikan kita besama,” ungkapnya.[POB1]

Pin It