Kasus Meikarta, KPK Periksa Anggota DPRD PDIP Waras Wasisto

Mega proyek Meikarta.[SOF]

POSBEKASI.COM | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Waras Wasisto dalam kasus dugaan suap pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Bendahara DPD PDIP Jabar itu bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi.

“Waras Wasisto diperiksa sebagai saksi untuk tersangka NR (Neneng Rahmi),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Senin 3 Desember 2018.

Selain Waras, penyidik KPK memanggil Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Jejen Sayuti. Wakil rakyat dari Fraksi PDIP itu bakal menjadi saksi untuk Neneng, salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap proyek Meikarta.

Febri mengatakan penyidik KPK juga memanggil Staf Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kabupaten Bekasi, Ida Dasuki. Ida akan menjadi saksi Kepala Dinas PM-PTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati.

KLIK : Kasus Meikarta, KPK Bidik Oknum Anggota DPRD Bekasi

Selain itu, penyidik KPK turut memeriksa para tersangka dalam kasus ini, yakni pegawai Lippo Group Henry Jasmen, serta dua konsultan Lippo Group Taryudi dan Fitra Djaja Purnama.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan sembilan orang sebagai tersangka, dua di antaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro. Sementara tujuh orang lainnya berasal dari Pemkab Bekasi dan pejabat Lippo Group.

Neneng dan anak buahnya diduga menerima Rp7 miliar secara bertahap lewat Billy Sindoro. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar terkait proses pengurusan izin proyek Meikarta.

Neneng sendiri telah mengembalikan uang sekitar Rp4,9 miliar kepada penyidik KPK. Dia mengakui uang yang dikembalikan itu adalah bagian dari yang pernah dirinya terima terkait pengurusan izin proyek Meikarta.

Neneng mengaku bakal menyerahkan kembali uang yang pernah diterima secara bertahap. Perempuan yang tengah mengandung itu juga telah mengajukan permohonan menjadi justice collaborator (JC).[CNN/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published.