Bekasi Online

Polisi Tebet Tembak Penjambret Warga Jatimulya

Begal sadis ditembak polisi.[DOK]
POSBEKASI.COM | JAKARTA – Dua bulan diburu polisi, akhirnya pelaku penjambretan ditembak dan seorang penadah barang hasil jambretan warga Jatimulya, Tambun Selatan (Tamsel), Kabupaten Bekasi, berhasil diringkus polisi.

Kedua pelaku yang menjambret Ribka Puteri Sardika hingg dirawat di Rumah Sakit, pada Ahad 5 Agustus  2018 sekira pukul 23:30, di depan Mal Kota Kasablanca (Kokas), Jalan Casablanca arah Kuningan, Jakarta Selatan.

Kasus penjambretan tersebut ditangani Polsek Tebet Jakarta Selatan dengan Nomor: LP/367/K/VIII/2018/Sek Tebet, tgl 05 Agustus 2018, berhsil meringkus pelaku MKM,21 tahun, alamat Kelurahan Kadungan Taman Sari Jakarta Barat yang berperan menarik tas korban, dan RR,22 tahun,  alamat Kelurahan Kebon Pala  Kecamatan Makasar Jakarta Timur, berperan membeli HP dari pelaku.

KLIK : “Sim Salabim”, Pemohon SIM di Polres Metro Bekasi Kecewa 3 Kali Tak Lulus

“Pelaku sebanyak dua orang berhasil ditangkap Kamis 11 Oktober 2018 pukul 23:00,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Sabtu 13 Oktober 2018.

Menurut Kombes Argo, modus pelaku memepet pengendara sepeda motor, kemudian menarik tas korban, hingga korban terjatuh dari motor dan mengambil tas korban.

Dimana korban Ribka mengendara sepeda motor Honda Vario Nopol B 3530 FIO tengah melintas di depan Mal Kokas, tiba-tiba pelaku yang mengendara motor Honda Sonic langsung memepet korban lalu menarik tas yang ada diselempang.

“Korban brusaha mempertahankan, namun pelaku terus menarik hingga korban terjatuh dari sepeda motor dan tas korban berhasil dibawa kabur pelaku,” kata Kombes Argo.

KLIK : Walkot Bekasi Terancam Sanksi dari Ombudsman

Dalam menjalankan aksinya seorang diri, pelaku menggunakan sepeda motornya Hinda Sonic nomor plat bagian belakang sengaja dilepas agar tidak mudah dikenali.

“Pelaku beraksi seorang diri, mulai pukul 22:00 – 01:00, dengan daerah operasi Jalan Casablanca – Kuningan – Rasuna Said Seiabudi menyasar pengendara sepeda motor yang membawa tas baik pria maupun wanita, dengan cara memepet sepeda motor para korban lalu menarik paksa tas  para korbannya,” terangnya.

Pelaku kata Kombes Argo, mengaku sudah beraksi sejak bulan Juli 2018, dan dalam seminggu bisa beraksi dua atau tiga  kali.

“Hasil kejahatan berupa barang seluruhnya dijual kepada pelaku RR yang bertindak sebagai penadah, dgn harga bervariasi tergantung merk dan kondisi barang,” kataya.

KLIK : IPW: Kapolri Difitnah “Buku Merah”, Polda Metro Tak Super Cepat Seperti Kasus Ratna

Sedangkan uang yang diperoleh dari hasil menjual barang, digunakan oleh pelaku untuk kebutuhan sehari-hari. “Saat akan ditangkap, pelaku berusaha melawan dan menerobos kepungan petugas serta upaya melarikan diri sehingga diberikan tindakan tegas terukur dengan tembakan di kakinya,” kata Kombes Argo.

Sedangkan korban warga Jatimulya terpaksa dilarikan ke RS karena mengalami luka serius akibat terjatuh saat mempertahankan tasnya.

Polisi berhasil menyita brang bukti dari pelaku berupa HP berbagai merk, tas wanita berbagai merk, jam tangan berbagai merk, 17 lembar asli STNK sepeda motor, dan 25 KTP asli dan kartu identitas lain.[ZUL/POB]

BEKASI TOP