Bekasi Online

Pelecehan Seksual Masih Marak di Kabupaten Bekasi

Ilustrasi

CIKARANG | POSBEKASI.COM – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi menyebut pelaku kekerasan terhadap anak rata-rata masih berusia sangat muda.

Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi, Muhammad Rojak mengatakan bahwa kasus kekerasan terhadap anak yang terbaru dilakukan oleh siswa SD di Kedungwaringin.

“Dari laporan yang diterima, korban F (12) ditarik oleh para teman laki-lakinya ke dalam kelas saat jam istirahat. Kemudian dilakukan kekerasan seksual dengan cara dipeluk kemudian diraba organ vitalnya,” terang Rojak seperti dikutip dari laman dakta.com, Kamis 30 Agustus 2018.

Pihaknya telah melakukan penanganan terhadap adanya kasus tersebut. Jumlah kekerasan terhadap anak yang dilaporkan ke KPAD Kabupaten Bekasi tahun ini mencapai 39 kasus. Jumlah tersebut dipastikan meningkat dari tahun sebelumnya.

KLIK : Kakek Dua Cucu Diamuk Massa Saat Cabuli Bocah SD

“Rata-rata usia pelaku yang melakukan kekerasan berusia 12-15 tahun,” ungkapnya.

Rojak menambahkan, pelaku yang berusia muda itu terlibat beberapa kasus di antaranya dalam kasus pengeroyokan, pencurian hingga kekerasan seksual.

“Kebanyakan kasus terjadi di wilayah perkotaan dan padat penduduk seperti Kecamatan Tambun Selatan, Cikarang Barat, Babelan, Tambun Utara, dan Cibitung. Penyebab utama dari banyaknya kasus kekerasan itu karena kurangnya perhatian dari orang tua,” jelasnya.[]

BEKASI TOP