Bekasi Online

Bupati Neneng Kembangkan Air Bersih Lewat Distarkim

PDAM Tirta Bhagasasi
PDAM Tirta Bhagasasi

POSBEKASI.COM – Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, memilih untuk menggelontorkan dana pengembangan fasilitas air bersih melalui Dinas Tata Kota dan Permukiman (Distarkim) mulai 2017.

“Pada tahun 2017, dari APBD Kabupaten Bekasi digelontorkan Rp200 miliar untuk pengembangan PDAM Tirta Bhagasasi melalui Distarkim,” kata Neneng di Bekasi, Minggu (19/6/2016).

Perubahan alokasi anggaran tersebut tidak terlepas dari status PDAM Tirta Bhagasasi yang kini sudah mulai pemisahan asetnya dari kepemilikan bersama Pemkab Bekasi dengan Pemerintah Kota Bekasi.

Saat masih dimiliki bersama, kata dia, alokasi anggaran untuk pengembangan fasilitas pengolahan air bersih digelontorkan langsung ke PDAM Tirta Bhagasasi dengan istilah penyertaan modal.

“Rawan kalau masih dilakukan dengan cara demikian (penyertaan modal). Jadi, lebih baik melalui Distarkim, baru begitu fasilitasnya rampung dikerjakan, tinggal diserahterimakan ke PDAM Tirta Bhagasasi untuk pemanfaatannya,” kata Neneng.

Fasilitas pengolahan air yang nantinya dibangun, kata dia, ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan warga Kabupaten Bekasi akan air bersih.

Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim mengatakan bahwa wilayah pelayanan Kantor Cabang Cikarang Selatan termasuk yang sangat tinggi kebutuhan akan air bersihnya.

Tercatat pemohon yang mengajukan pemasangan sambungan langsung PDAM hingga mencapai 200.000 kepala keluarga. “Namun, belum bisa kami penuhi karena keterbatasan air yang bisa diproduksi,” katanya.[ANT/FER]

BEKASI TOP