Bekasi Online

Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Kota Bekasi, Ini Kata Dadang

Dadang Hidayat.[IST]
BEKASI | POSBEKASI.COM – Penjabat (Pj) Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah tunjuk Asisten Daerah (Asda) III Kota Bekasi Dadang Hidayat ditunjuk sebagai Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi.

Penunjukkan ini dilakukan seiring berakhirnya masa jabatan Sekda Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji yang baru saja pensiun.

“Dadang Hidayat saya tugaskan sebagai Plh Sekda Kota Bekasi untuk mengisi kekosongan sementara pasca pensiunnya Sekda definitif,” ungkap Pj Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah, Rabu 1 Agustus 2018.

Ruddy mengaku bakal menandatangani surat keputusan (SK) pengangkatan Dadang sebagai Plh Sekda Kota Bekasi. Menurutnya, jabatan Plh Sekda berlaku sampai adanya surat rekomendasi dari Gubernur Jawa Barat.

KLIK : Ada Kendala Administrasi Kelurahan dan Kecamatan? Urus Disini!

“Jabatan (Plh) hanya beberapa hari saja sampai dengan turunnya rekomendasi Penjabat Sekda dari Gubernur Jawa Barat,” katanya.

Dia menjelaskan, Dadang dipilih sebagai Plh Sekda Kota Bekasi dengan beberapa pertimbangan. Dadang sebagai aparatur sipil senior di Pemkot Bekasi dinilai memiliki pengalaman yang baik dalam mengurus pemerintahan. “Eselon beliau juga sudah cukup, yaitu II B sedangkan Sekda definitif adalah II A,” katanya.

Dengan penunjukkan tersebut, Dadang Hidayat merangkap sebagai Sekda sekaligus Asda III. Dadang mengaku sudah mengetahui tawaran rangkap jabatan dari Pj Walikota.

KLIK : Seruan Pengusiran Ruddy Dari Bumi Bekasi Berbuntut ke Mabes Polri

Memiliki pengalaman sebagai Plh Sekda Kota Bekasi, bagi Dadang jabatan tersebut bukan hal baru. Dia pernah menjabat sebagai Plh Sekda ketika Sekda definitif sedang melaksanakan ibadah umroh.

Menurutnya, tugas seorang Plh Sekda hanya meneruskan penyelenggaran administrasi pemerintahan sepanjang belum ada definitif. Tujuannya agar roda pemerintahan tetap berjalan kondusif.

“Posisi Sekda sangat strategis karena berperan sebagai kepala staf di pemerintahan. Dia juga bertanggung jawab langsung atas penyelenggaraan birokrasi pada kepala daerah, sehingga tidak boleh kosong karena setiap hari ada saja dokumen yang perlu ditandatangani,” kata Dadang.[EZI/ISH]

BEKASI TOP