Bekasi Online

Ponpes Al Marhamah Bukber “Ramadhan Mengokohkan Ilmu Dalam Beramal”

Ustadz H.Mohamad Subchansyah pada pembukaan tausyiah pada acara buka puasa bersama di Masjid Khulafa Rasyidin Ponpes Al Marhamah, Jumat 1 Juni 2018.[ARS]
BEKASI, POSBEKASI.COM – Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al Quran Al Marhamah mengggelar pengajian dan buka puasa bersama (bukber) santri dan masyarakat di Masjid Khulafa Rasyidin di lingkungan Ponpes Al Marhamah, Jalan Betok, RT02/05, Kampung Cimuning Gondang, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jumat 1 Juni 2018.

Pengajian yang diisi ceramah oleh Pembina Yayasan Ponpes Al Marhamah Ustadz H.Mohamad Subchansyah,ST, dengan tema “Ramadhan Mengokohkan Ilmu Dalam Beramal”.

KLIK : Alhamdulillah, 212 Mart Mustika Jaya Salurkan Bantuan ke Ponpes Al Marhamah

Dihadiri sekitar 100 jamaah terdiri dari pengurus Yayasan Ponpes Al Marhamah di antaranya, H Dodi Suhardi, H Andi Zainal, Ustadz Sumardi, Ustadz Imam Saroji, dan pengasuh santri Ustadz Heru, Ustadz Aris Yulianto, Ustadz Syafii, Ustadz Edy Kusnandar, Ustadz Dwi, dan juga para kaum ibu-ibu pengajian.

Sementara dari warga sekitar tampak hadir tokoh agama dan masyarakat di antaranya Ketua RT02/05 Nasim, dan Sadli serta warga sekitar di lingkungan Ponpes Al Marhamah.

Ustadz H.Mohamad Subchansyah saat memberi tausyiah pada acara buka puasa bersama di Masjid Khulafa Rasyidin Ponpes Al Marhamah, Jumat 1 Juni 2018.[ARS]
Dalam taujiah sebelum berbuk puasa, Ustdz Subchnsyah menyampaikan berbagai cara meraih ilmu dan beramal serta doa di Bulan Suci Ramadhan baik untuk keluarga maupun saudar-saudara atau umat muslim.

“Sampaikan doa dan perbanyakalah meminta kepada Allah SWT, khususnya di bulan yang baik ini, dimana Al Quran diturunkan Allah pada Nabi Muhammad SAW,” kata Ustadz Subchansyah.

KLIK : Tahun 2018, Al Marhamah Programkan Pengembangan Kemajuan Ponpes

Disamping itu lanjut Ustadz Sunbchnsyah, di buln yang bik ini pula kita cari ilmu-ilmu bermanfaat termasuk memperbnyak doa atau memohon permintaan untuk kebaikan pada keluarga dan umat muslim hendaknya jangan ditarik kembali melalui perkataan atau curhat kepada orang lain.

Misalnya, setelah kita berdoa meminta kebaikan kepada Allah untuk diberikan rezky agar memiliki kelurga sakinah dengan anak-anak yang shaleh. “Tapi setelah kita berdoa, ketika datang rasa kesal atau amarah pada anak-anak justru kita mengumpat yang akhirnya doa untuk kebaikan tadi dan tanpa kita sadari doa kita tarik sendiri karena perkataan emosional,” terangnya.

Suasana buka puasa bersama di Masjid Khulafa Rasyidin Ponpes Al Marhamah, Jumat 1 Juni 2018.[ARS]
Begitu ketika kita memohon pada Allah agar diberikan rezky untuk mampu membeli rumah tapi kita lupa saat berbicara dengan rekan menyatakan, “Dengan gaji atau penghasilan saya yang pas-pasan, tidak mungkin bisa membeli rumah. Perkataan itu merupakan doa yang selama ini kita panjatkan pada Allah tanpa kita sadari kita tarik,” ucapnya.

Karenannya, doa yang kita minta pada Allah setiap saat harus kita jaga baik secara lisan maupun tindakan kita. “Doa yang kita minta pada Allah hendaknya dijaga secara lisan agar doa itu tidak kita tarik lagi. Kita hanya berkewajiban berdoa pada Allah, Allah lah yang akan menentukan atau mengabulkan doa-doa kita. Karenannya, doa terus kita panjatkan dan kita jaga setiap saat,” tambah Ustadz Subchansyah.

KLIK : Peserta Dari Aceh dan Batam Antusias Ikut Pelatihan Ruqyah Mandiri di Ponpes Al Marhamah

Acara tausyih dan buka puasa bersama diakhiri dengan tarawih berjamaah yang di imami Ustadz Sibchansyah.

“Ucapan terimakasih dan teriring doa, jazakumullah khoiron, semoga Allah membalas kita semua dengan kebaikan atas segenap bantuannya baik berupa infaq dan sadaqah, tenaga dan pikiran sehingga acara buka puasa bersama Ponpes Al Marhamah berjalan dengan baik. Semoga Al Marhamah semakin banyak menebar manfaat,” tutup Ustaz Subachansyah.[RAD/POB1]

BEKASI TOP