Bekasi Online

Sandi Bantu Nur-Firdaus Benahi Pedagang Pasar Tradisional di Bekasi

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sandiaga Uno diapit paslon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi Nur – Firdaus saat menelusuri Pasar Baru Jatiasih, Kota Bekasi, Ahad April 2018.[IST]
posBEKASI.com, BEKASI – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi Nur Supriyanto dan Adhy Firdaus bersama Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sandiaga Uno menelusuri Pasar Baru Jatiasih, Kota Bekasi, Ahad April 2018.

Disambut Sekretaris Pasar Baru Jatiasih, Udinm memperkenalkan paslon nomor urut 2 ini kepada para pedagang Pasar Batu Jatiasih.

“Pasar ini sudah 25 tahun. Pak Wali sebelumnya telah memperpanjang masanya lima tahun, seharusnya hanya sampai 20 tahun. Setelah ini, Pasar Baru Jatiasih akan dibongkar. Kami tidak setuju pembongkaran pasar ini,” kata Udin yang menjadi jubir para pedagang kepada Nur-Firdaus dan Sandi.

“Jika misalnya jadi direlolasi, kita menginginkan pedagang dilibatkan, seperti adanya dialog dengan para pedagang. Jangan sampai harga yang diatur pemerintah tidak terjangkau bagi para pedagang,” tambah Udin.

Misal Pasar baru yang direlokasi tambah Udin, harga permeternya menjadi Rp35 juta. “Jelas ini tidak terjangkau dan mencekik pedagang kecil,” ungkap Udin meminta Nur-Firdaus bila menjadi walikota dan wakil walikota para pedagang dilibatkan dalam pembangunan dan pengelolaan pasar sesuai standar para pedagang tentunya.

Senada dengan Udin, H.Darwi pedagang ayam Pasar Baru Jatiasih meminta kepada Nur-Firdaus untuk menata kembali pasar menjadi lebih modern.

BACA:  Kejutan! Kartu KBM Nur-Firdaus Gratis Berobat di Seluruh Indonesia

“Saya lebih setuju jika pasar ini ditata kembali. Lebih modern, dibandingkan jika direlokasi ke tempat lain,” pinta Darwi yang sudah berdagang sejak tahun 90 an.

Seorang ibu pedagang di pasar memegang KBM yang memiliki tiga manfaat besar merupakan program unggulan Nur-Firdaus untuk membantu keluarga kurang mampu.[IST]
Darwi juga menyampaikan penjualan ayam di Maret 2018 menurun karena pasar tradisional semakin terpinggirkan.

Mendapat aspirasi dari para pedagang, Nur Supriyanto menyanggupi dan berjanji untuk menata kembali pasar tradisional saat memimpin Kota Bekasi.

“Aspirasi para pedagang akan kami sosialisasikan karena itu sangat perlu dukungan para pedagang Pasar Baru Jatiasih saat pilkada nanti untuk mencoblos nomor 2. Saya meminta dukungan kawan-kawan. Sehingga bisa menunai janji ke depannya,” kata Nur Supriyanto disambut hangta para pedagang untuk mencoblos nomor 2.

Sementara, Sandiaga Uno berjanji akan membantu Nur-Firdaus menata Pasar Tradisional.  “Seperti memberikan rekomendasi dan solusi bagi pasar tradisional hingga pendapatan pedagang terus bergerak maju,” kata Sandi yang juga Wagub DKI Jakarta itu.

Ketika ditanya solusinya, Sandi mengatakan ada beberapa hal. “Pertama pemberdayaan kewirausahaan. Pak Nur, akan meluncurkan program yang sangar menarik di tanggal 8 April nanti, seperti OKE OCE. Program ini di Jakarta sangat jitu sekali. Mudah-mudahan bisa diadaptasi di Kota Bekasi,” kata Sandi.

Tak ketinggalan, saat menyambangi pasar Nur-Firdaus mensosialisasikan Kartu Bekasi Maju (KBM) yang diepruntukan untuk membantu keluarga kurang mampu sekaligus memberi tiga jaminan yakni, jaminan kesehatan gratis, jaminan pendidikan SD-SMA gratis, dan jaminan bantuan sosial kepada keluarga kurang mampu sebesar Rp800 ribu per bulan.[REL/POB]

BEKASI TOP