Nur-Firdaus Pemimpin Baru yang Menggusur Kemisikinan Bukan Menggusur Orang Miskin

Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi Ibnu Ajar Tanjung di antaraa paslon Nur-Firdaus dan para tokoh yang hadir pada peresmian Dukungan Aliansi Umat Islam Patriot untuk Nur-Firdaus dan Asyik, di Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, Selasa 27 Maret 2018.[POB]

posBEKASI.com, BEKASI – Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi Ibnu Ajar Tanjung mengatakan masyarakat Kota Bekasi sudah rindu dengan sosok pemimpin baru yang bukan hanya janji-janji dan menggusur orang miskin serta bukan bercita-cita menjadi orang kaya.

“Karena sudah bosen dengan janji-janji palsu. Pasangan calon Nur-Firdaus bukan menggusur orang miskin tetapi menggusur kemiskinan dari Indonesia, wabil khusus kemiskinan Kota Bekasi. Anda silahkan cari makan di Kota Bekasi, tetapi jangan coba-coba rubah aqidah warga Kota Bekasi,” kata Tanjung dalam sambutannya dihadapan ratusan pendukung, relawan dan loyalis paslon nomor urut 2 Nur Supriyanto – Adhy Firdaus pada peresmian Dukungan Aliansi Umat Islam Patriot untuk Nur-Firdaus dan Asyik Jabar (calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sudrajat-Ahamd Sayikhu), di Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, Selasa 27 Maret 2018.

Menurut Tanjung, pemimpin tidak boleh bercita-cita menjadi orang kaya karena gajinya selama 5 tahun menjabat sebagai Walikota hanya Rp6 miliar.

“Rp6 miliar dalm lima tahun itu tidak bisa menjadi orang kaya, jadi pemimpin ke depan bukan bercita-cita menjadi orang kaya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Tanjung menegaskan, Kartu Bekasi Sehat  (KBS) yang selam ini didengung-dengungkan perlu diketuahi masyarkat bahwa KBS itu dibiayai dari uang rakyat Kota Bekasi dan atas persetujuan DPRD Kota Bekasi bukan dari uang pribadi.

“KBS ini program kita, masyarakat Kota Bekasi pertama harus sehat, kedua pendidikan gratis. Jadi semua itu dibiayai dari uang rakyat. Masyarakat harus tahu KBS bukan pakai uang pribadi seseorang, jadi siapapun pemimpinnya itu tetap dilanjutkan, bahkan Nur-Firdaus telah menyiapkan KBM (Kartu Bekasi Maju) yang lebih maju lagi dari KBS. KBM memiliki tiga manfaat besar yakni, jaminan kesehatan gratis, pendidikan gartis dari SD-SMA, dan jaminan bantuan keluarga kurang mampu Rp800 ribu,” terangnya.

Pada acara peresmian tersebut dihadiri sekitar 300 orang yang langsung dihadiri calon Paslon nomor urut 2 Nur Firdaus – Adhy Firdaus, KH.Isomudin Muchtar (Pimpinan Ponpes Al Muhtar dari Kaliabang Nangka Bekasi Utara), KH.Barkatullah atau dikenal Ustadz Toyo (Sekretaris FPI Bekasi Raya), Hj.Atifa Hasan (Ketua BKMT Kota Bekasi), Marhaban Sigalingging (caleg DPR RI, Dapil Kota Bekasi-Kota Depok dari Partai Gerindra), Tuty Maryani (caleg DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Gerindra), dr Iqbal (Ketua Posko Kesehatan GNPF Kota Bekasi), dr Tuty (anggota Posko Kesehatan GNPF), Ariyanto Hendrata (anggota DPRD Kota Bekasi dari PKS), Epi Susanto (anggota DPRD Kota Bekasi dari Partai Gerindra), Sugeng Wiyono (mantan Ketua KAMMI Kota Bekasi), Nurcholis (mantan Ketua KAMMI Kota Bekasi yang juga mantan Ketua KAMMI Megapolitan), serta para anggota FPI dan Laskar Garuda.[SOF/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *