
Dalam wawancara bersama Radio Dakta, Jumat 16 Maret 2018, Indarto mengatakan berita bohong atau hoax merupakan salah satu masalah pemecah belah bangsa serta dapat merugikan orang yang difitnah.
“Ada 44 hoax terkait penganiayaan ulama di Kota Bekasi yang tersebar di masyarakat, akan tetapi yang benar hanya empat berita saja dan itupun masih simpang siur.”
Ia juga memberikan tips agar bisa membedakan berita yang benar dan berita yang bohong. Sebab, menurut Indarto, lebih baik mencegah berita hoax daripada menindaknya.
“Mencari tahu sumbernya terlebih dahulu, kemudian mengecek isi beritanya, dan melaporkannya kepada pihak berwenang,” ujarnya.[DAKTA.COM]

